Ponsel 3G dilarang beredar karena bisa menyebarkan materi porno.
Peristiwa ini baru terjadi di negeri yang jauh, di Kamboja, bukan di Indonesia. Menurut weblog 3G Week-nya Budi Putera, perdana menteri negeri itu, Hun Sen, telah melarang beredarnya ponsel 3G (third generation) setelah menerima komplain dari istri dan teman-temannya karena menerima gambar-gambar porno lewat ponsel mereka.
“Saya telah menulis surat kepada menteri telekomunikasi untuk menunda penggunaan ponsel jenis tertentu,” kata sang perdana menteri. “Kita bisa menunggu 10 tahun lagi sampai kita bisa meningkatkan moral masyarakat,” katanya lebih lanjut.
Tampaknya peristiwa seperti ini sebentar lagi bakal terjadi di Indonesia. Tiga operator besar telah siap untuk menggelar layanan 3G. Atas nama moralitas juga, saya kira, ada pihak-pihak yang akan protes karena ternyata ponsel bisa menyebarkan materi pornografi.
Hayo, siapa yang tahu pihak mana akan protes itu? Kalau itu terjadi, mari kita kembali ke jaman tahun 90-an saja.


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Posted by zakarman on December 9, 2006 at 17:52
kalau bisa triji, gambar kontolku aku sebarkan keslruh dunia, soale bentuk-e unik,kopros,ireng,boloten,penguk,panuen,kadasen
Posted by kurniawan purwo admoojo on December 6, 2006 at 09:28
kenapa indonesia tidak mau sadar akan kelemahan teknologi yang mencoba merusak generasi muda dengan tayangan2 panas dan berbau sex. ingat NERAKA JAHANAM yang akan menunggumu
Posted by cak_tolo on September 15, 2006 at 00:24
ok,
kita harus sadar bahwa teknologi selalu berdampak, baik itu positif / negatif. Nah untuk yang saya sebutkan kedua, kita kembalikan lagi kepada penggunanya. 3 GP knapa tidak………?!! maju terus teknologi
Posted by DiN on May 30, 2006 at 17:58
Seringkali kita ingin mengadopsi suatu teknologi untuk diambil manfaatnya, tetapi di sisi lain kita juga tahu potensi kerusakan yang ditimbulkannya.
Saya kira pemerintah Kamboja cukup bijak dengan cara mempersiapkan diri terlebih dahulu guna meminimasi potensi kerusakan tersebut.
Orang-orang proyek menyebutnya, AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Sosial).
Posted by didats on May 30, 2006 at 17:55
seperti internet.
bermata dua. semua kembali kepada individu.
Posted by reza on May 30, 2006 at 17:14
he he he…kesian deh orang kamboja
Posted by Hedi on May 30, 2006 at 16:55
:) kalo triji jadi dipasarkan disini wah laris banget pasti…tau sendiri sebagian orang indonesia porno minded
Posted by Nofie on May 30, 2006 at 16:38
Agaknya tergantung pada manusianya. Mau untuk yang baik-baik atau mau untuk yang ngeres. Toh, pada akhirnya ini akan menjadi proses pembelajaran dan pendewasaan diri. :)