Cara ampuh berhenti merokok: bakar kedua ujung sigaret saat Anda ingin menghisap rokok.
Semua orang sebenarnya sudah menyadari bahaya merokok. Orang-orang dari dunia kesehatan sudah sering kali memperingatkan akan adanya kandungan nikotin dari berbagai zat kimia berbahaya yang terkandung dalam tembakau. Para ahli etika pun sudah menggembar-gemborkan betapa tidak sopannya merokok di tempat umum karena asapnya mengganggu orang lain.
Bahkan, pemda DKI pun menerapkan larangan merokok di berbagai area umum. Tidak mengherankan kiranya jika pemerintah mewajibkan semua bungkus rokok mencantumkan peringatan: Peringatan Pemerintah: merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin
Namun, rokok itu memang ibaratnya buah simalakama juga. Jika semua orang Indonesia berhenti merokok, bisa-bisa negeri ini akan kekurangan pemasukan dari cukai rokok. Pernah ada seorang perokok yang dengan bangganya mengatakan hal itu dan dia juga ingin mencantumkan peringatan di semua bungkus rokok: Peringatan Perokok: Tidak merokok bisa menyebabkan negara bangkrut. Hehehe…
Nah, sekarang kelihatannya kampaye berhenti merokok sudah mulai ada hasilnya. Padahal, menghentikan kebiasaan yang sudah menyandu membutuhkan usaha ekstra keras. Tapi, ada satu tips ampuh jika memang ada yang ingin berhenti merokok secara total.
Bagaimana caranya? Gampang saja: jika Anda merasa ingin merokok, nyalakan saja batang rokoknya. Tapi, jangan cuma satu ujung saja yang dibakar. Bakarlah kedua ujung rokok secara bersamaan. Setelah itu hisaplah. Dijamin, Anda pasti tidak ingin merokok dengan dua ujung menyala, bukan?
Hari ini adalah hari tanpa tembakau sedunia.
Pranala luar:


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Posted by EDR on April 24, 2009 at 22:43
Tambahan untuk tulisan “ROKOK ITU” mengenai kampanye anti rokok :
2) Jaunkan rokok dari api. Pasti takkan berbahaya lagi, kecuali memang orang sudah nekat (rokoknya dimakan bukan lagi diisap karena tidak ada apinya).
Posted by yusuf alam romadhon on February 5, 2007 at 11:14
iya sih udah banyak bukti rokok sangat berbahaya.. tapi kalah sama yang bikin rokok.. mereka pintar mengomunikasikan kepada konsumen targetnya dengan hal-hal yang menyentuh sisi emosional psikologisnya… jadinya kalah sama kampanye anti rokok..
salam kenal saya Yusuf Alam Romadhon… kebetulan adalah dokter umum yang juga mengampanyekan anti merokok…
Posted by voty on December 2, 2006 at 06:59
klo menurut g rorok itu teman,terutama disaat kita sendiri,stress,bingung,dan msh byk lgi lain2y.so rokok hany tuk org2 yg mo brpikir kan kehidupany disaat ini atw dimasa yg akn datng,so krn hanya dengan merokok g bisa menyelesaikan masalah sesulit apapun.sugguh ada baiky rokok dapat
Posted by harunjo on November 1, 2006 at 08:31
merokok memang berbahaya dan bikin polusi yah, tapi justru bahaya polusi kota yang di sebabkan asap kendaraan yang tiap hari kita nikmati itu lebih bahaya dari pada asap rokok, antisipasi polusi kendaraan ini simple, di mulai dari diri kita sendiri ajah, kita2 yang gak merokok justru penyumbang polusi terbesar lebih dari perokok yang sumbernya dari kendaraan yang kita gunakan. sudah saat nya kita bertanggung jawab
http://www.b2w-indonesia.or.id
Posted by Herwin, ST on June 5, 2006 at 16:06
Peringatan Pemerintah: merokok DAPAT menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.
Merokok BELI kan nggaak ..!!!???
Itu kata teeman saya lho
Posted by reza on June 1, 2006 at 15:01
Saya rasa supaya ampuh, pemerintah bikin tempat penukaran bungkus rokok yang masih penuh (belum dibuka) untuk ditukarkan dengan uang sebanyak 2x bandrolnya…pasti banyak yang berhenti merokok, karena uang lebih penting daripada rokok toh…:))
Posted by weblog go bZip :: Tembako bermanfaat!! :: May :: 2006 on May 31, 2006 at 16:28
[...] Rokok itu oleh Puji [...]