Coklat Cadbury itu July 27, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.10 comments
Hati-hati, produk yang ditarik bisa dilemparkan ke Indonesia, lho…
Ini berita yang mampir ke SMS siang ini. Berbeda dengan isu gempa yang tidak berdasar, kali ini berita tentang ditariknya coklat Cadbury di Inggris memang juga diberitakan oleh BBC Inggris. Investigasi sedang dilakukan setelah Cadbury menarik sejuta batang coklat yang mungkin telah terkontaminasi oleh bakteri salmonella.
Meskipun dikatakan bahwa risiko yang ditimbulkan mungkin rendah, kita yang ada di dunia ketiga perlu berhati-hati. Standar tinggi yang diterapkan di luar negeri bisa jadi mewajibkan produsen untuk menarik produk itu dari pasar. Tapi, ada kemungkinan juga produsen yang nakal kemudian melemparkan produk itu ke dunia ketiga seperti Indonesia.
Ada baiknya sekarang kita berhati-hati. Jangan dulu mengkonsumsi coklat Cadbury dulu, deh…
Infotainment Haram itu July 27, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.43 comments
NU terlalu besar untuk mengurusi hal remeh seperti infotainment.
Apakah Anda kaget dengan judul berita KORAN TEMPO hari ini di halaman A6? Judul besar terpampang di sana, NU: Infotainment Haram. Saya sendiri terus terang tidak terkejut dengan keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam halakah di Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang. Infotainment, demikian diberitakan oleh korang itu, digolongkan sebagai gibah alias bergunjing.
Ada berapa infotainment yang ada di televisi kita sekarang? Maaf, karena saya tidak pernah menonton acara jenis ini, mari kita buka koran yang sama di lembaran yang lain. Dari RCTI ada Go Spot, Silet, Kabar Kabari. Dari SCTV ada Waswas, Halo Selebriti, Ada Gosip. Indosiar menawarkan Kiss, Intermezo. TPI menyiarkan Go Show, Blak-blakan Selebriti. TransTV menjual Insert Pagi, Insert Siang, Insert Sore tiap hari. TV7 ada Star7, Kabar Idola. StarANTV menawarkan Espresso, Double Espresso. Di Lativi ada Expose Siang.
Hanya di TVRI dan Metrotv saya tidak mendapati adanya acara berjenis infotainment. Pasti itu bukan berarti tidak ada. Bisa jadi saya salah menerka jenis acara dari namanya saja. Bisa jadi deretan nama acara itu akan bertambah lagi karena saya hanya menyortir acara televisi di hari ini saja.
Secara sekilas memang infotainment hanya berisi artis yang pacaran, artis hamil, artis cerai, konflik rumah tangga artis dan sejenisnya. Jika memang acara-acara seperti itu dianggap haram, saya pikir ini berlebihan. Biarkan saja acara seperti ini jalan terus. Namanya juga hiburan yang bersifat populer. Suatu saat nanti masyarakat juga akan jenuh dengan semua ini. Kalau sudah jenuh, pasti ada pengganti acara ini. Lagipula saya pikir organisasi sebesar NU terlalu besar untuk mengurusi hal remeh seperti ini. Masih banyak PR yang lebih haram seperti korupsi dan kolusi yang masih terus terjadi. Bahkan pelacuran dan perjudian yang nyata-nyata dianggap haram pun masih nampak jelas di depan mata kita. Ini lebih penting daripada menghakimi infotainment. Selain itu masih banyak korban bencana yang lebih perlu mendapat perhatian.
Apakah kamu pikir infotainment juga haram?
Danau Matano itu July 26, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.20 comments
Danau ini keren banget. Rugi kalau belum pernah ke sini.
Nafas Glenn Victor nampak terengah-engah begitu tangannya menyentuh garis finis. Perenang asal Jawa Barat ini baru saja menyelesaikan lomba renang Matano Lake Open Water Swimming 2006 Ahad (23/6) lalu. Jarak 7500 meter antara Nuha ke Pantai Ide ditempuhnya dalam waktu 1.37.33.05.
Tidak semua danau layak dijadikan ajang lomba renang perairan terbuka seperti ini. Namun, Danau Matano di Sorowako, Sulawesi Selatan diberi kepercayaan oleh PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) untuk menggelar event nasional ini. Airnya yang jernih dan bersih, ombaknya yang ramah tentu menjadi pertimbangan tersendiri.
Danau Matano (artinya matanya air dalam bahasa daerah) memang berbeda dibanding danau lain. Area danau yang mencapai 130 km persegi ini memang sangat menawan dan unik. Tidak mengherankan jika beberapa ilmuwan mengusulkan agar danau ini menjadi world heritage. Berdasarkan penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, ekosistem danau ini tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak 1930 sampai sekarang.
Eksperimen Iseng itu July 25, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.9 comments
Jangan lakukan percobaan ini lagi. Nggak ada gunanya.
Ini pekerjaan orang yang super iseng. Sebuah kaleng minuman ringan bersoda yang belum dibuka dimasukkan ke dalam freezer. Didiamkannya kaleng ini di dalam freezer sampai dua hari. Ketika dibuka, bagian atas kaleng sudah mleot seperti digetok dengan benda keras. Sementara itu bagian bawahnya menjadi melengkung ke bagian luar. Dalam keadaan yang seperti itu tentu saja kaleng ini tidak bisa tegak berdiri. Dasar kaleng yang menonjol menjadi penyebabnya. Goblok banget, khan?
Pekerjaan siapa itu? Jangan tanya lagi siapa yang mengerjakan. Ini jelas pekerjaan orang iseng, khan?
“Saya pikir minuman bersoda tidak bisa membeku,” katanya sambil cengengesan.
Anda pernah membuat eksperimen iseng seperti itu?
Tele Violence itu July 23, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.4 comments
TeleVision berubah menjadi Tele Violence. Mengerikan, ya?
Berapa jam dalam seminggu Anda menonton televisi? Saya sendiri bisa dibilang jarang nonton acara televisi dari awal dampai akhir acara. Semua acara yang saya tonton pasti sepotong-sepotong. Film pun jarang saya nikmati dengan sempurna. Apalagi film-film yang diputar di televisi swasta Indonesia sekarang ini lebih sering adalah re-run. Jadi, saya lebih suka nonton DVD daripada nonton televisi.
Tapi, tentu saya tidak semua orang seperti saya. Ada juga yang suka sinetron gaya India yang jalan ceritanya jauh dari kenyataan sehari-hari. Umpatan kasar dan perilaku klenik yang tidak masuk akal tidak saya sukai. Saya juga tidak suka acara kuis yang hadiahnya milyaran rupiah namun tanpa menggunakan otak. Benar-benar tidak mendidik sama sekali.
Saya juga tidak suka acara berita kriminal yang penuh dengan orang terluka dan cerita pemerkosaan, penjambretan, perampokan dan sejenisnya. TeleVisi sekarang sudah berubah menjadi tele violence. Mengerikan, khan?
Acara apa yang saya suka? Jenis film dokumenter gaya National Geographic dan Discovery Channel. Sayangnya porsi acara seperti ini tidak banyak di layar kaca kita.
Saya dukung hari tanpa televisi pada 23 Juli 2006 ini bersamaan dengan Hari Anak Nasional. Anda mendukung juga, khan?
Saya dan danau terdalam itu July 21, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.9 comments
Saya pergi mengunjungi danau terdalam di Indonesia. Kemana saya?
Perasaan saya sering sekali keluar kota akhir-akhir ini. Kemarin dulu saya mengililingi sebagian Jawa. Kemudian pekan lalu saya menjelajahi Sumatera dan baru kembali ke ibukota pada Senin dini hari. Nah, dini hari nanti saya akan terbang menuju danau terdalam di Indonesia. Dari Jakarta, Garuda akan membawa saya ke sebuah kota besar. Kemudian saya masih harus terbang lagi selama sekitar setengah jam membelah belantara untuk bisa sampai ke danau terdalam itu.
Nah, danau terdalam di Indonesia ini juga merupakan danau terdalam ke delapan di dunia. Letak danau ini juga lebih rendah dari permukaan laut. Untuk pertama kalinya saya akan mengunjungi danau itu pada Sabtu esok. Konon kecerahan air danau ini 23m. Artinya sampai kedalaman itu kita masih bisa melihat benda-benda apa saja yang ada di bawah sana. Di danau ini juga terdapat beberapa mata air yang masih aktif di bagian dasar danau. Hasil penelitian menyebutkan bahwa danau terdalam ini telah berusia sekitar empat juta tahun memiliki kedalaman 594 meter, dengan luas air permukaan sekitar 130 kilometer persegi dan total batas air 270 kilometer persegi.
Hari Sabtu dan Minggu besok saya masih ada di seputar danau terdalam di Indonesia itu. Hijaunya hutan akan menjadi santapan saya selama sekitar tiga hari. Pada hari Senin pagi baru saya kembali ke Jakarta.
Ada yang tahu ke mana saya akan pergi? Ada yang pernah ke sana?
Si Pitung itu July 20, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.24 comments
30 tahun benda ini mengabdi kepada tuannya. Hebat, ya?
Foto di samping ini adalah gambar Si Pitung. Dia saya temui pada liburan kemarin di Pulau Sumatera. Tidak semua orang bisa mengendarainya dengan lancar. Maklumlah, Si Pitung memang sudah uzur. Tapi, bukan berarti dia sudah renta dan ringkih. Dia masih setia menemani sang empunya untuk mengantarkannya ke pasar pada pagi dan siang hari. Belum lagi belasan kali mondar-mandir ke sana ke mari.
Kemarin, sebelum foto ini saya ambil, Si Pitung dioperasi. Stangnya sekarang sudah diganti dengan yang baru, bergaya anak muda. Karburatornya pun sekarang menggunakan suku cadang motor Honda Grand. Tentu saja lampu dan aneka asesorisnya pun diganti juga.
Sekarang Si Pitung menjadi lebih gagah daripada yang ada di foto itu. Sayangnya ketika saya akan ambil hasil modifnya, baterai kamera pas habis dan saya tidak membawa chargernya. Esok lagi akan saya tunjukkan, deh. Anda tidak akan yakin kalau Si Pitung adalah sesosok benda yang sudah berumur lebih dari 30 tahun. Telah tiga dasawarsa kendaraan mondar-mandir di jalanan. Tentu saja jasa Si Pitung sudah tidak terkira jumlahnya. Tidak heran jika pemiliknya benar-benar sayang kepadanya.
Anda tahu apa artinya Si Pitung? Maksudnya adalah motor keluaran “Pitungpuluhan” alias keluaran tahun 70-an. Benda paling tua apa yang kamu punya dan sekarang masih bisa digunakan?
Iseng Ketika Meeting itu July 19, 2006
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.8 comments
Pena diputer-puter melingkari ibu jari. Corat-coret buku catatan. Itu baru sedikit keisengan selama meeting.
Adakalanya, dalam sehari saya bisa meeting terus menerus. Pagi-pagi sudah meeting dengan rekan-rekan satu tim. Perlu waktu paling tidak dua jam untuk melakukan koordinasi internal. Agak siang dikit, meeting dengan bos. Biasanya sih laporan perkembangan pekerjaan. Agak sore sampai sebelum pulang, meeting dengan bos besar. Nah, ini yang paling ramai.
Tapi, baik meeting itu ramai atau tidak, pasti lama-lama bete juga, khan? Nah, jika sudah jenuh tapi pantat tidak boleh beranjak dari tempat duduk, saya seringkali hanya menggunakan kuping untuk mendengarkan saja. Sementara itu tangan memegang ballpoint dan memutar-mutarnya mengelilingi ibu jari. Bukan sebentar saya melakukan ini. Teman-teman yang ada di kiri kanan biasanya sudah tahu kalau saya bete.
Itu kebiasaan saya. Ada lagi kebiasaan seorang teman yang suka corat-coret buku catatan saat meeting mencapai titik jenuh. Digambarnya wajah teman-temannya satu per satu. Kadang, ditambahkannya beberapa judul yang menggelitik. Setelah sukses menggambar, disorongkannya buku catatan itu ke kiri dan kanan. Ujung-ujungnya adalah tertawa kecil.
Demikianlah, bete selama meeting ternyata sudah menjadi hal yang umum. Apa yang Anda lakukan ketika bete dalam sebuah meeting?


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.