Penolakan terhadap Iklan itu October 31, 2006
Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.trackback
Dua situs menolak iklan. Katanya iklan akan mengganggu independensi dan reputasi.
Saya senang sekali mengikuti tingkah dan polah Jason Calacanis, bos Weblogs Inc. itu. GM Netscape.com itu menawarkan uang sebesar $100juta per tahun kepada Jimmy Wales untuk menayangkan iklan kecil mungil berukuran 25×25 pixel di halaman Wikipedia. Tidak hanya itu, Calacanis juga menawarkan kepada Wikipedia bandwidth gratis. Kurang apalagi coba: uang $100juta dan bandwidth gratis ditukar dengan iklan mungil berukuran 25×25 pixel. Wouw…
Tapi, Wales menolak. Ada yang berkomentar di blog Calacanis yang mengatakan bahwa selama Wikipedia dipegang oleh Jimbo, demikian panggilan akrab James, maka situs itu akan selamanya tampil bersih tanpa iklan.
Calacanis memang orang yang kontroversial. Sebelumnya dia mengubah Netscape.com dari sebuah situs portal menjadi situs tiruannya Digg.com yang sedang naik daun. Eksperimennya ini banyak dikecam oleh pengguna internet. Tapi, Calacanis maju terus dengan idenya. Netscape tampil seperti Digg.com walau tampaknya belum berhasil menandinginya.
Kini, bahkan Calacanis merevisi proposalnya untuk Wikipedia. Wah, hebat, ya…
Masih tentang penolakan terhadap iklan. Kali ini yang menolak adalah para karyawan BBC online atas rencana manajemen untuk menayangkan iklan di situs berita itu. Para karyawan mengedarkan dokumen sepanjang 10 halaman yang isinya mengecam rencana itu. Rencana itu, begitu para karyawan berargumentasi, akan mengarahkan BBC ke jurnalisme yang tidak serius dan menghancurkan reputasi BBC. Awal tahun ini lebih dari 170 karyawan BBC menandatangani petisi menentang rencana penayangan iklan di situs BBC.
Situs Guardian mengatakan bahwa jika BBC menayangkan iklan maka paling tidak mereka akan mendapatkan pemasukan sebesar £100juta per tahun. Wouw.. angka yang besar sekali, bukan?
Wah, dua kejadian yang hampir bersamaan atas ide pemasangan iklan di dua situs yang berbeda. Situs Wikipedia selama ini didanai dari sumbangan orang dari seluruh dunia. Sementara itu BBC didanai dari hasil pajak orang-orang Inggris. Kedua situs itu menolak iklan dengan alasan agar independensinya tetap terjaga.
Well, sebuah alasan yang sulit untuk diperdebatkan lagi meskipun banyak juga pemasang iklan yang tidak ingin mencampuri urusan redaksional.
Ya, begitulah yang terjadi.
Update:
Seorang pembaca yang tidak ingin disebutkan namanya bertanya kepada saya via email: Sebenarnya, sebesar apakah banner berukuran 25×25 pixel itu? Sulit menjawabnya dengan kata-kata kecuali menunjukkan sebuah gambar dengan ukuran 25×25 pixel di bawah ini:
lebar=25 pixel
tinggi=25 pixel


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Alhamdullilah masi ada orang yang berpikir lurus tidak silau gemerlap uang.
apakah independent = menolak komersialisme?
iklan .. dicari kalau dibutuhkan, susah didapat (kecuali googleAds :P). Ga dibutuhkan, datang sendiri. independensi dan idealisme memang tetap terjaga jika dana tetap juga terjaga. namun jika dana tidak ada, mau apa lagi .. akhirnya bakalan jadi halaman iklan bonus berita seperti detik .. kkk
sampai kapan?
Keren..
Masih ada yang menempatkan idealisme di atas kapital..