Top 10 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Selama Macet di Jalan Raya itu January 31, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.6 comments
Ini dia top 10 kegiatan yang bisa dilakukan selama macet di jalan raya
Kemacetan di Jakarta memang menyebalkan. Padahal, musim hujan belum menyebabkan banjir yang parah. Baru beberapa tempat saja yang tergenang banjir. Tapi, nyatanya kemacetan sudah terjadi di pagi dan sore hari saat lalu lintas sedang super sibuk.
Ah, kemacetan sekarang sudah milik semua orang di jalanan Jakarta. Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan selama kemacetan terjadi? Berikut ini adalah top 10 kegiatan yang bisa dilakukan selama macet di jalan raya:
- Dengarkan radio yang menyiarkan kondisi lalu lintas. Berita tentang kemacetan di tempat lain akan membuat hati kita lebih tentram. Coba saja.
- Mainkan lagu-lagu favorit dari IPOD dengan suara super keras. Anda bagai berada di diskotik, bukan di tengah kemacetan.
- Lihat mobil yang radiatornya over heating. Paling tidak Anda akan lebih bersyukur karena tidak mengalaminya.
- Menelepon seorang teman yang juga terjebak macet. Tapi, jangan katakan bahwa Anda terjebak macet juga. Katakan saja kalau jalan yang Anda lalui lancar sekali.
- Ngobrol dengan pengasong koran. Jangan tanyakan seberapa parah kemacetannya. Tapi, tanyakan ada berita apa hari ini. Kalau perlu, beli saja tabloid gosip.
- Usahakanlah makan selama macet terjadi. Moga-moga rasa bete terlupakan, berganti menjadi rasa kenyang. Kalau nggak ada makanan dan minuman, gimana?
- Kalau memungkinkan, pinggirkan motor atau mobil Anda ke sebuah restoran. Lebih baik makan dan minum daripada macet di tengah jalan. Setelah lalu lintas lancar, jalankan lagi kendaraan Anda.
- Mainkan kamera handphone yang Anda bawa. Potretlah kemacetan itu sebagai kenang-kenangan. Halah.. kurang kerjaan, ya..
- Ingatlah bahwa Anda bukan sopir angkot. Nggak ngejar setoran, khan?
- Matikan mesin kendaraan, ingat postingan blog ini dan tersenyumlah.
Kegiatan apa lagi ya yang bisa dilakukan?
Anak Hilang Bernama Hana Juliani itu January 30, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.5 comments
Setiap kali ada kabar anak hilang, saya jadi merasa kasihan kepada sang anak dan juga orang tuanya. Mereka pasti bingung. Sang anak bingung karena dia tidak bisa bertemu dengan orang-orang yang dicintainya. Orang tua juga bingung mencari anaknya yang tersayang hilang.
Hari ini lewat milis saya menerima berita hilangnya seorang anak. MOga-moga dia cepat ditemukan, ya…
Seorang anak perempuan bernama Hana Juliani (10,5 tahun) dilaporkan hilang sejak tanggal 23 Januari 2007 lalu. Bila ada teman-teman yang punya informasi, mohon hubungi Bapak Rahmat / Bapak Chris di 021 - 489 3435
Ciri-ciri dari Hana adalah :
- Tidak dapat berbicara
- Rambut pendek sebatas telinga
- Warna kulit sawo matang
- Warna mata hitam
- Ada bekas luka (koreng) di kaki kanan dan kiri serta di tangan
- Mengenakan kaos kuning strip putih pada bagian lengan.
Hana dan keluarganya beralamat di Salemba Bluntas, Gg. Murtado 3 (belakang Kampus Gunadharma) Jakarta Pusat.
Kronologi kejadiannya pada hari Selasa, 23 Januari 2007 (berdasar penuturan Ibu kandung Hana, Ibu Sujiani Dwi Haryanto :
Sekitar pukul 04.00 wib - Hana bangun dari tidur
Sekitar pukul 04.01 - 06.30 wib - Hana bermain sepeda di halaman Campus Gunadarma (gedung baru) yang berlokasi tepat di depan rumah
Sekitar pukul 06.31 - 06.35 wib- Ibu Hana sedang memasak nasi untuk ke-2 saudara Hana sebelum berangkat sekolah (Yani & Aping)
Sekitar pukul 06.36 - 06.45 wib Aping & Yani mandi (Hana masih bermain sepeda)
Sekitar pukul 06.46 - 06.50 wib Aping & Yani berangkat ke sekolah
Sejak saat itu Ibu Sujiani (Ibu Hana) baru menyadari bahwa Hana sudah tidak lagi bermain sepeda di halaman tersebut dan kemudian mencari ke luar gang sekitar lingkungan rumah, dan menemukan sepeda yang Hana pakai untuk bermain di sebuah warung di mulut gang di RT.11/5
Sebelum Hana menghilang, Tante Hana (Adik Ibu Sujiani sempat melihat Hana menuntun sepeda keluar halaman Campus Gundarma yang baru), namun Tante Hana tidak memanggil seperti biasanya dan menyuruhnya pulang karena dipikir Tantenya, Hana menuntut sepeda ke rumahnya
Sejak saat itulah Hana menghilang…..
Ada yang pernah melihat Hana?
JalanSutera di Planet Mars itu January 29, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.18 comments
JalanSutera di Planet Mars

Di mana ada nama jalan Jalan Sutera? Di Planet Mars. Ah, jangan ngaco! Bener kok. Lihat saja buktinya di gambar itu. Ya, itu gambar yang saya dapatkan dari StreetSignGenerator.
Lewat situs itu kita bisa membuat nama jalan sesuka kita. Tinggal masukkan nama jalannya, dan klik. Nama jalan yang kita mau bisa dengan segera digenerate. Simple, mudah dan instan.
Coba saja …
Serfer Conputer Arives itu January 25, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.7 comments
Nyepam kok nggak pake otak
Kenal dengan dua kalimat ini?
Actually i am not an active serfer, but this this site is really great, i will spread it through my friends. ….
My new super conputer arives tomorrow and my pimp ass monitors arrive next Monday. ….
Itu adalah spam yang masuk ke blog ini. Mengapa pakai kata surfer, conputer dan arives?
Coba buka google dan masukkan “Actually i am not an active serfer“. Ternyata banyak yang kena juga, ya?
Splog Bernama Quality Indonesian Blogger itu January 23, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.41 comments
Saya sangat membenci semua jenis spam. Mulai dari email yang nyelonong mencoba masuk ke inbox, komen di blog yang nggak ada hubungannya dengan konten, sms yang masuk ke handphone tanpa persetujuan. Semua jenis spam itu benar-benar saya benci.
Hari ini blog saya ini menerima paling tidak enam trackback dari sebuah agregator bernama Quality Indonesian Blogger yang berlamat di http://indonesia.gobloglah.com Setelah saya teliti, ternyata blog ini menggunakan plugin WP-Autoblog untuk menyedot konten dari beberapa blogger Indonesia. Ini jelas sebuah pekerjaan yang sangat tidak sopan. Siapa yang ada di balik blogger penyedot konten itu? Dari hasil penyelidikan WHOIS didapat nama:
Denny Halim
Tel. +62.2170762053
fax: +62.2162304353
email: web@mypolaris.com
Polaris
HarcoMAS Mangga Dua lt 3 no 37
Jakarta Utara
DKI, ID 10730
Saya belum pernah mengirimkan feed kepada orang bernama Denny Halim itu. Mereka menggunakan feed itu dengan tidak sopan. Banyak sekali konten yang disedot oleh blog ini. Parahnya lagi, Denny Halim memasang adsense pada konten yang dicurinya dari beberapa blogger.
Blogger yang kontennya disedot dan kemudian dipasangi adsense di blog itu adalah:
Itpin
Firman Firdaus
Aris Priyantoro
Risiyanto
Maseko
Alex Budiyanto
Wahyu
Ikhlasul Amal
Muhammad Rifai Andargini
Romi Satria Wahono
Harry Sufehmi
David Sudjiman
Priyadi
Yulian Firdaus
Paman Tyo
Suryana
Oskar Syahbana
Itu daftar yang sekilas saya dapatkan dari melihat postingan di blog itu. Kemungkinan ada blogger lain yang belum masuk daftar di atas namun kontennya telah disedot.
Lewat posting ini saya mohon saudara Denny Halim menghentikan aktivitasnya melakukan penyedotan konten tanpa izin. Anda bisa saja terus melakukan penyedotan tanpa menghiraukan posting ini. Tapi, saya yakin komunitas blogger Indonesia akan mengecam Anda.
Jika aktivitas illegal seperti ini tidak dihentikan, maka saya minta kepada komunitas blogger Indonesia tidak melakukan bisnis apapun dengan perusahaan yang bernama Polaris Network.
Sebaiknya, diapakan ya blogger seperti ini?
Update: Kasus ini saya anggap selesai setelah Sdr. Denny Halim mencabut feed saya dari blog agregatornya yang menggunakan WP-Autoblog. Komentar tetap saya buka bagi siapapun yang ingin mengungkapkan pendapatnya.
Tandatangan Rumit itu January 18, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.16 comments
Bagaimana sebaiknya bentuk tandatangan itu? Haruskan rumit supaya tidak mudah ditiru?

Dulu aku punya bos. Dia orang Indonesia asli. Salah satu yang menarik dari mantan bosku ini adalah tanda tangannya. Kenapa? Tanda tangan sang bos ini sungguh ruwet. Tidak ada satupun orang yang mampu meniru cara dia menciptakan tanda tangan. Jangankan meniru, menyerupai pun hampir mustahil. Jika ada berkas yang harus ditandatangani, bosku ini akan memegang dokumen itu dan meletakkannya di atas meja. Kemudian kertas dokumen itu diputar beberapa derajat dan mulailah dia menorehkan tanda tangan.
Eit, jangan salah kalau dia ternyata memulai menorehkan tanda tangannya dari bagian tengah. Kemudian berturut-turut akan maju dan akhirnya mundur lagi. Itupun masih ditambah dengan atribut berupa titik dan “clengkuwer” yang mustahil untuk disamai.
Anehnya, bosku itu bisa membuat tandatangan yang 100% sama untuk semua dokumen yang wajib mendapatkan tanda tangannya. Semua kuitansi, invoice, proposal, dokumen perjanjian kerjasama dan aneka macam surat ditandangani dengan sempurna. Dia tampaknya menikmati prosesnya menorehkan tanda tangan di atas kertas.
Semua itu berakhir ketika perusahaan memutuskan untuk mengirimkan kartu ucapan selamat tahun baru ke semua klien yang jumlahnya ratusan. Setelah semua karyawan di divisi saya menandatangani kartu itu, kini giliran yang bos menandatanganinya. Dimulailah prosesi memutar kartu ucapan itu sekian derajat, menempatkan titik dan “clengkuwer” di sana sini dan menggarisbawahinya. Belum sampai puluhan kartu ditandatangani, dia sudar menyerah.
“Aku nggak sanggup tandatangan. Tanganku capek. Kirim saja semua tanpa tandatanganku!” katanya.
Kami para cecunguk hanya tertawa geli melihat sang bos tangannya kecapekan.
Makanya bos, bikin tandatangan yang sederhana saja. Ngapain harus rumit-rumit?
Seperti apa bentuk tandatanganmu? Nyaris bisa dibaca sebagai namamu, khan?
Top 10 Blog yang Tidak Akan Saya Komentari itu January 15, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.37 comments
Komentar terhadap sebuah postingan di blog bisa menentukan hidup matinya blog itu. Itu kurang lebih salah satu kesimpulan yang aku tarik setelah membaca tulisan Fanny. Dengan demikian, tidak semua blog akan mendapatkan komentar bejibun dari pembacanya. Pengin tahu jenis-jenis blog seperti apa yang kemungkinan besar tidak akan mendapat komentar?
Ini dia Top 10 Blog yang Tidak Akan Saya Komentari itu:
- Blog yang postingan terakhirnya berjudul “Hello World” bertanggal 23 Maret 2004. Ini pasti blogger yang lupa username dan password. Niat ngeblog nggak?
- Blog yang tULi54ny4 m3n66un4K4n Ho3Ro3F sEpErTi iNi 8I45AnyA BiqIN M4TA P3dIh. Ngapain komen di situ?
- Blog yang menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil atau bahasa-bahasa daerah lain yang tidak saya tetahui artinya. Dalam golongan ini termasuk blog yang menggunakan bahasa Swahilii juga.
- Blog yang fungsi komentarnya dimatikan. Dimana gue akan komen? Hihihii…
- Blog yang komentar pertamanya berasal dari penulis blog itu sendiri. Ih, narcissss abisss.
- Blog yang sudah ditinggalkan pemiliknya alias sudah migrasi dari blogspot, blogdrive dan sejenisnya yang gratis ke WordPress atau MT.
- Blog yang isinya nyedot RSS dari blog/situs lain. Itu sih nyepam namanya.
- Blog yang kosong.
- Blog yang mewajibkan komentator harus memasukkan 10 code captcha dengan tepat sebelum komentar itu lolos.
- Blog yang mewajibkan komentator memasukkan US$10 via PayPal untuk setiap komentar yang dikirim. Ngawurrr…
Blog seperti apa menurut Anda yang tidak akan mendapatkan komentar bejibun?
Top 10 Jenis Pengendara Motor yang Tidak Saya Sukai itu January 12, 2007
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.62 comments
Ini dia 10 jenis pengendara motor yang membuat saya keki.
Akhir-akhir ini tampaknya pengendara motor banyak mendapat perhatian dari pemerintah. Kewajiban penyalaan lampu utama motor pada siang hari dan kewajiban menggunakan lajur kiri bagi pengendara motor adalah dua bentuk perhatian itu. Bahkan “perhatian” yang lain sudah dirancang juga, yaitu dilarangnya beberapa ruas jalan bagi pengendara motor. Wah, apakah itu akan terwujud? Saya tidak tahu.
Saya sendiri kadang merasa keki dengan tingkah pengendara sepeda motor. Nah, tingkah laku pengendara motor seperti apa yang membuat saya keki? Baca dan simak deh…
- Pengendara motor yang membiarkan suara motornya mengalahkan suara mesin truk. Ini sungguh menjengkelkan dan menggelikan. Pabrik motor pasti berusaha membuat mesin dengan suara sesenyap mungkin. Tapi, banyak sepeda motor yang menjadikannya bersuara menggelegar. Mereka pikir suara menggelegar itu bagus, padahal menyebalkan
- Pengendara motor yang tidak menggunakan helm juga bikin sebel. Coba kalo terjadi kecelakaan, hasilnya pasti bisa fatal, khan?
- Pengendara motor yang melawan arus juga sangat menyebalkan. Ini sudah banyak terjadi di daerah pinggiran Jakarta maupun di Jakarta sendiri. Kelakukan ini membuat pengendara dari arah yang berlawanan menjadi pusing.
- Pengendara motor yang tidak menyalakan lampu di siang hari dengan alasan hemat energi. Ini benar-benar alasan yang aneh. Menyalakan lampu di siang hari gunanya adalah supaya motor lebih kelihatan. Anehnya, masih juga ada motor yang tidak menyalakannya di malam hari. Aneh, bukan?
- Pengendara motor yang menjadikan anak balita sebagai tameng. Sering kita lihat anak-anak menaiki sepeda motor bersama orang tuanya. Tapi, posisi sang anak bukan di tengah atau di belakang sang pengendara, tapi di bagian paling depan. Huh, benar-benar membahayakan
- Pengendara motor yang parkir di bawah jembatan layang saat hujan tiba. Bukan apa-apa, jumlah motor yang parkir bersamaan itu tentu menghambat arus lalin. Kalau tahu musim hujan, kenapa nggak bawa jas hujan, Mas?
- Pengendara motor yang masuk tol dengan sengaja ataupun karena tidak sengaja. Yang sengaja itu misalnya klub Harley Davidson, polisi yang tidak sedang mengawal dan lain-lain. Yang tidak sengaja misalnya orang yang gak tahu arah. Apa mereka tidak baca rambu bahwa jalan tol hanya diperuntukkan bagi kendaraan “berkaki” lebih dari empat?
- Pengendara motor yang kebut-kebutan di kompleks perumahan pada malam minggu. Yang saya herankan, kenapa banyak cewek yang terpesona pada ulah mereka, ya? Hihihihi…
- Pengendara motor yang membawa barang setinggi gunung. Ah, yang ini sih sudah biasa di Jakarta. Ada yang membawa kerupuk segede Gaban, ada yang membawa bambu sepanjang jalan kenangan. Benar-benar orang yang aneh…
- Pengendara motor yang tidak suka membaca daftar ini. Hihihi… Serius amat bacanya sih…
Ada yang mau nambahin?
Foto: Avianto on 43People.com


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.