jump to navigation

Logo Baru TVRI itu April 20, 2007

Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.
trackback

Televisi ini terpuruk di tengah persaingan televisi swasta.

TVRI

Sudah lama sekali rasanya saya tidak nonton TVRI. Dulu, waktu kecil paling hobi ya nonton si Unyil dan Dunia Dalam Berita. Setelah televisi swasta muncul, nggak pernah lagi nonton televisi plat merah ini.

Lama nggak kedengeran juntrungnya, belakangan saya tahu kalau televisi milik negara ini mengganti logonya. Lho, memangnya seperti apa logo yang lama? Wah, saya sendiri lupa seperti apa bentuk logo TVRI yang lama.

Nah, logo yang baru itu konon adalah hasil kreasi awak TVRI sendiri. Jadi, meski mereka sedang gontok-gontokan, ternyata masih sempat juga bikin logo baru.

Gimana menurut kalian logo baru ini? Acara apa sih yang masih ditonton di TVRI?

Comments»

1. ananta - April 20, 2007

jelek …. >_

2. bhq - April 20, 2007

Tanyaken ke Mentri Design RI!

3. Koen - April 20, 2007

Keren kok :)

4. Dhika - April 21, 2007

malah baru tahu tvri ganti logo nih dari sini :)

5. wargimin - April 21, 2007

logo yg lama kayaknya yg bentuk segilima itu bukan?

*lupa* :D

jarang nonton TV mas..
apalagi nonton TVRI, TV dirumah salurannya cuma 8 channel doang (TV lama)

6. Denny - April 21, 2007

Mungkin takut di tuntut kali.. :D
Maklum logo sebelumnya kan Niru/njiplak dari logo suatu perusahaan di LN.

7. cahyo - April 21, 2007

logo centangnya, terinspirasi dari logo sepatu nike yang dibalik..;-)

btw, liat tvri waktu taufik final bulutangkis, minggu kemarin

8. mat toni - April 22, 2007

elek
yang lain mencrang2, ini kok surem

9. MARK - April 22, 2007

wah, walaupun TVRI udah ZaDul, tapi jangan meledek donk mas!
gitu2 juga Pelopor TV Swasta di Indonesia.
Tontonan Anak muda jaman 50An.

10. edwin - April 23, 2007

jelek, masa sih nggak bisa bikin yg lebih bagus…???

11. iway - April 23, 2007

jarang nonton tvri, seringnya nontin dvd bajakan :D

12. krisna - April 24, 2007

setuju…. jelek…

13. Oki Pienandoro - April 24, 2007

Pergantian logo adalah hal yang biasa dilakukan para top management untuk merubah citra. Sayangnya untuk TVRI perubahan itu hanya sebatas di Logo.

Acara yang masih ditonton di TVRI?
Sebenarnya masih banyak acara yg bagus dan saya menontonnya.
Dan saya menonton TVRI bukan karena nasionalisme. Tp karena acaranya memang bagus, seperti dokumenter sejarah dunia.

Dan acara-acara dialog!
Terlepas dari kemasan yg jujur saja buruk, content dialog di TVRI jauh lebih bermutu dibandingkan TV-TV Indonesia lainnya.

14. Jauhari - April 26, 2007

Itu Logo TVRI?

Kok kayak nanggung ya :D

15. ase - April 30, 2007

moga aja TVRI bisa lebih menggeliat ke atas pertelevisian indonesia,

mosok TV sekarang isinya sinetron mulu!

kapan maju indonesia…

jadi kangen si Unyil kalo ingat TVRI

yeah, hidup TVRI yang redup!! ;)

16. Tati tati - May 1, 2007

Terima kasih TVRI yang telah mempelopori TV2 laen, meskipun acaramu tidak seperti TV2 swasta laen, tapi kamu tetap anggun dan selalu sopan. Selamat TVRI abadi selalu.

17. riani_m_salam - May 1, 2007

TVRI yang lembut biarpun tampak redup, tapi kamu tetap hidup, TVRI yang selalu tampil santun, jayalah diudara selalu tapi acaranya jangan ikut2an diisi sinetron yang tidak berkualitas dan tidak mendidik seperti sinetron2 yang ada saat ini…..SELAMAT TVRI

18. mamita_mahasi - May 1, 2007

Bagus ko logo sekarang, yang penting karya sendiri, acara2 TVRI masih suka semuanya, mudah2an TVRI tidak ikut2an acara TV2 swasta yang hanya ngisi sinetron2 ecek-ecek…SALAM TVRI

19. adjie kabier - May 16, 2007

logo barunya bagus,,baguslah klo ada perubahan yang pasti ke arah kemajuan,,dan cobalah perubahan lain lagi sehingga tvri menjadi tv no 1 kayak dulu,,yang perubahan yang tidak begitu drastis………………..key…

20. mufasa - August 30, 2007

Setuju dengan yang mendukung TVRI. Saya malah sudah jenuh dengan acara2 di TV Swasta. Kebanyakan kalo gak sinetron yang latah dan jiplakan, judi berkedok kuis, gosip yang kadang menjurus provokasi dan fitnah, dll, dll.

Acaranya dari segi isi, ada beberapa yang cukup ok kok. Walaupun kemasannya cukup buruk

21. pooh - October 5, 2007

semoga tidak hanya asal mengganti logo..tapi juga memahami maknanya..dan berusaha menjadikan TVRI yang terbaik..the first the best!!!

22. zal - October 5, 2007

#9
loh? TVRI itu TV swasta ya?

23. dody - July 12, 2008

Tvri jaman sekarang lebih banyak iklan dari pada Berita yang di tayang?

24. Hendry R - October 31, 2008

Sebagai salah satu bagian dari TVRI yang kebetulan baru bergabung, memang saya akui TVRI banyak sekali kekurangan.Sependapat dengan teman2 yang pernah menyaksikan acara2 di TVRI, saya setuju sekali dengan istilah CONTENT ACARA BAGUS NAMUN PENYAJIAN BURUK

Alasannya :
1. Visulaisasi yang mereka buat memang begitu, sesuai kadar
kemampuan para insan pertelevisian di TVRI. Basicly mereka bukan lulusan desain grafis. Untuk meningkatkan SDM dijaman y serba cepat ini mereka hanya bergantung dari Diklat yang diadakan oleh instansi TVRI sendiri, kecuali ada y inisiatif mau sekolah dengan biaya sendiri (memang berapa sih gaji PNS, lah wong gaji Pokok mereka itu kebanyakan habis buat cicilan / bayar kredit hutang)

2. Tahukah anda bahwa peralatan yang ada diTVRI sekarang itu telah berumur 19 tahun. Untuk TVRI Jogja sendiri penggantian alat ke analog sekitar awal tahun 1990an ketika ISHADI SK (sekarang Direktur Trans TV dan Komisaris Trans 7) menjabat sebagai Kepala Stasiun pada masa itu. Betapa tidak bangganya mereka, peralatan yang seharusnya sudah “wafat” diera awal tahun 2000an tetap masih bisa diakali untuk tetap “bernafas” hingga saat ini. Kenapa bisa begitu ? Jelas budget APBN terbatas. Kenapa terbatas ? Ingat bahwa Gus Dur pernah membubarkan Dep Penerangan hingga TVRI tidak mempunyai naungan dari suatu Departemen (syukur.. sekarang sudah bergabung dengan Depkominfo) dan sempat dirubah ke PT pada jaman Megawati yang sebenarnya ada maksud dibalik itu semua (TVRI ingin dijual ke pihak Luar Negeri atas nama Taufik Kemas). Benar2 suatu politik yang tidak baik tentunya, Amerika yang segede itu saja tetap harus mempunyai Televisi Publik dengan VOAnya bahkan Jepang yang semaju itu NHK pun terus melayani masyarakatnya. Lantas salah jika pihak TVRI mencoba belajar mencari iklan (yah meskipun begitulah) ?

3. Dan tahukah kalian bahwa sebagian besar TV Swasta yang siaran secara nasional itu masih berhutang dengan TVRI mengenai masalah hak siar ke seluruh pelosok nusantara.

NB :
Saya lebih salut bagi mereka yang mengatakan tidak suka/pun ada kekurangan tetapi mereka juga memberi masukan. Tetapi tidak bagi mereka y hanya beranggapan negatif, lebih baik kalian maknai hidup kalian kalau tidak bisa mending mati saja (meskipun sama2 bangsa asia, Jepang lebih memiliki harga diri daripada bangsa ini. Apalagi yang anak mudanya, bangsa kita memang2 benar2 sudah tidak ada rasa nasionalis). TVRI dengan nafas yang tertatih2 saat ini mengejar ketertinggalan dengan Televisi lain yang mengumbar lebih banyak mimpi sesaat, sudah tidak butuh lagi cacian. Toh mereka tidak akan membalas karena mereka sudah lebih dewasa bahkan lebih tua untuk dijadikan panutan, selayaknya masukan yang baik lebih bermanfaat bagi kemajuan TVRI untuk bisa disejajarkan dengan TV Publik di negara2 lain (paling tidak dengan kemajuan negara terdekat kita, Malaysia)

25. elfuchiha - November 3, 2008

TVRI bagus koq
mengingat sekarang ini budaya Indonesia sedang “menggeliat” hehe

jam 12 3 bulan yg lalu (kl ga salah) aku sendiri sempet terkagum2 liat acara wayang orang (semar, bagong , dkk)

lucu abiz dan penuh nilai2 budaya

sayang memang “kemasannya” kurang

semoga untuk ke depannya TVRI bisa lebih baik lagi
semoga GA ADA SINETRONnya

yah kalo menurut ku yg bagus itu ada 2 stasiun TV
Metro TV and TVRI

26. christine. - November 4, 2008

tolong ulangi dong dunia dalam berita pada pukul 21.00 hari selasa pada tgl 4 november 2008.

27. Sayoga - December 14, 2008

Selamat untuk Pak Drut yang baru smoga TVRI bangkit beneran dan terus mencerdaskan bangsa ini dengan tayangan yang bermutu !