Tetangga-tetangga kita itu May 30, 2007
Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.trackback
Tetangga belagu gara-gara kita juga gak punya wibawa
Banyak yang bilang kita ini negara besar. Memang, kita mempunyai wilayah yang sangat luas. Dibandingkan dengan Singapura sih nggak ada apa-apanya. Dibandingkan dengan Malaysia juga kita masih menang dalam hal luas wilayah dan jumlah penduduk. Sama Australia yang sebenarnya juga adalah sebuah benua, kita juga menang kok. Sumber daya alam kita jelas lebih banyak dibandingkan dengan tetangga-tetangga kita itu.
Tapi, beberapa tahun terakhir ini tetangga-tetangga kita ini sok belagu. Singapura yang luasnya cuma seupil saja berani-beraninya menampung koruptor yang lari membawa uang dari Indonesia. Malaysia yang dulu sepi-sepi saja sekarang berulah juga. Sebagian wilayah kita ingin dicaplok. Ingat kasus Ambalat, khan? Australia juga bertingkah. Dengan lagak membela hak azazi manusia, dengan lagak Timor Leste atau Papua Barat, mereka berani menampung pengungsi yang cari-cari masalah. Bahkan kemarin Gubernur DKI juga nyaris dicokok oleh polisi Ostrali. Weleh-weleh….
Tampaknya negara kita sudah tidak dihormati lagi oleh tetangga-tetangga kiri kanan. Kenapa? Kemungkinan besar sih mereka melihat Indonesia tidak lagi punya wibawa. Ibaratnya kita ini anak yang bongsor, gemuk, tapi bego dan rakus. Koruptor kita juara, bencana kita juga juara. Bahkan kita khan juara dunia dalam perusakan hutan, khan? Nggak heran jika tetangga kita juga nggak respek sama kita. Ini memang salah kita, kok.
Jadi, baiknya gimana, ya?


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Hihihi.. jangankan ama luar negri, rakyat kita sendiri aja gak respek ama para pemimpin negri ini.
Btw, sobek2 aja itu ostrali haha…
betul… negeri ini semakin gampang diobok2 sama negara lain….
Baiknya ya kita sendiri yang mberesin negara ini.
Tapi, soal memandang rendah negara lain, kalau kita semakmur dan berhasil seperti para tetangga itu, mungkin kita bakalan nginjek mereka juga.
Kapan ya denger pemimpin kita berani ngomong…”Australia Banci!”, “Singapura penjilat…” sekali-kali perlu juga toh! Hehehe…