jump to navigation

Batas Kerja dan Bermain itu July 24, 2007

Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.
trackback

Batas antara bekerja dan bermain sangat tipis.

Manusia, kata ahli filsafat adalah ‘homo ludens’ sekaligus ‘homo faber’. Artinya, selain sebagai mahluk yang suka bermain, manusia juga adalah manusia yang bekerja. Lihat saja foto-foto di bawah ini, batas antara bermain dan bekerja ternyata sangat tipis, ya…

Saya kadang merasa kasihan kepada orang yang suasana kerjanya sangat serius. Tidak ada canda, tidak ada tawa. Bikin bete…

Foto di bawah ini mungkin dibuat oleh orang sambil bermain-main. Tapi, bisa jadi orang yang membuat benar-benar serius. Apapun, hargailah pekerjaan orang lain…











Comments»

1. firman firdaus - July 25, 2007

kreatif ya…

2. kuro-sama - July 25, 2007

menarek
idene dadi bikin mikir, kalo aja mesin kagak ada. mungkin bakal jadi kek gtu. Kek pas dono, kasino, indro pas bikin robot minuman di salah satu filmnya. Si kasino yang jadi mesin manualnya di dalam robot :D

3. jalansutera - July 25, 2007

kalo saya jadi mikir gini: untuk setiap barang/jasa yang kita dapatkan, ada orang di belakangnya yang harus bekerja. oleh karena itu, kita harus menghargai setiap pekerjaan. tul, nggak?

4. Vania - July 27, 2007

wah bener2 realistis gambar org yg dibelakangnya…bener pendapat teman2 diatas, pekerjaan apapun harus dihargai…

5. jalansutera - July 27, 2007

#4
waduh, nganggo boso jerman, je. aku mau komen di tempat Vanai nggak pede. hihihi…

6. zaldy irawan - July 28, 2007

gambarnya bikin geli asyik tuuuuh…

7. puty - July 29, 2007

pernah liat juga kayak gituan di sebuah blog… kalo ga salah blognya loucee… hihi… emang lucu banget…

btw… aku pindahan sendiri akhirnya… hahah..

8. gajahmenciut - July 29, 2007

Blog yg menarik. Btw, silahkan kunjungi situs saya apabila Anda sempat.

Forum Bincang Profesi
Ajang Bergaul Kalangan Profesi.

9. ayahshiva - July 30, 2007

ada ada aja orang barat dalam mengungkapkan ekspresinya

10. kurniawan - August 9, 2007

HAHAHA!!!Gambarnya lucu sekali…gak sekadar lucu tapi juga very-very inspiring…

setuju!!!Apapun pekerjaannya, minumnya..eh, apapun pekerjaannya, harus kita hargai, asalkan halal…begitu???