Gaya Blogger Mengomentari Komentar November 2, 2007
Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.trackback
Blogger punya aneka ragam gaya mengomentari komentar

Apa sih asyiknya ngeblog? Salah satunya tentu saja adalah fasilitas komentar yang ada pada aplikasi blog. Tidak ada satu pun blog engine yang tidak menyertakan fitur komentar. Bahkan, ketika dulu BlogSpot tidak mempunyai fasilitas komentar, orang mencari layanan di luar Blogspot untuk menambahkan fitur ini, misalnya adalah layanan dari HaloScan. Karena adanya fitur komentar inilah blog digolongkan sebagai aplikasi Web2.0 yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara blogger dengan pembacanya. Bahkan, sekarang antarpembaca pun sering berdialog juga di blog milik orang lain.
Nah, bagaimana gaya para blogger mengomentari komentar itu? Saya lihat gayanya bermacam-macam. Mari kita tilik beberapa gaya blogger dalam mengomentari komentar.
Priyadi, misalnya, selalu mengutip komentar yang ingin dikomentarinya. Sebelum itu, dia menyematkan tanda # diikuti nomor urutan komentar. Tidak ada penambahan huruf tebal atau huruf miring pada tanda # dan nomor urutan komentar itu. Nah, mengikuti kutipan itu, dia kemudian menempatkan komentarnya atas komentar itu. Priyadi juga seringkali mengomentari komentar secara rombongan. Yah, kita khan tahu kalau dia selalu panen komentar setiap kali ada entri yang baru.
Anjar Priandoyo lain lagi gayanya. Blogger yang sekarang sedang menantikan kelahiran anaknya ini mempunyai gaya tersendiri. Komentarnya atas komentar selalu ditempatkan tepat di bawah komentar. Konsekwensinya dia harus mengedit setiap komentar yang akan dikomentarinya. Cara ini nampaknya lebih repot sih, tapi rasanya perhatian yang diberikan pemilik blog terhadap komentar yang masuk sangat besar. Nah, untuk membedakan jawaban atas komentarnya dengan komentar itu sendiri, Anjar meletakkan namanya diikuti dengan komentarnya atas komentar itu. Hurufnya pun dibedakan, dia menggunakan huruf italics atawa huruf miring. Mendapat komentar atas komentar di situsnya Anjar serasa mendapat konsultasi gratis yang diberikan secara personal. Coba saja deh komentar di blognya…
Tika yang kebangetan ituh punya cara yang beda pula. Komentarnya atas komentar diberikan secara rombongan. Masing-masing komentar yang dikomentarinya tidak ada yang dikutip seperti halnya yang dilakukan Priyadi. Dia cukup meletakkan tanda @ diikuti nickname komentator dan kemudian dia menuliskan komentar atas komentar. Cara ini lebih mudah dilakukan karena dia juga sering panen komentar. Meski dengan gaya yang sedikit berbeda, cara seperti ini juga dilakukan Didats, blogger yang sekarang sedang menjadi juragan minyak di Kuwait. Cuma, Didats tidak menggunakan tanda @, tapi dia memakai tanda #
Yah, begitulah cara blogger mengomentari komentar yang masuk. Masing-masing blogger mempunyai cara dan ciri tersendiri untuk mengomentari komentar. Semua gaya itu keren, nggak ada yang wellek. Nah, bagaimana cara sampeyan mengomentari komentar yang masuk?


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Menggunakan tanda “@” lalu nama orang. Kebiasaan dari forum.
pake angka, soalnya satu orang bisa jadi bikin komentar beberapa kali. dan jadinya stuck pake angka, gak bisa pake template yang komentarnya gak ada angkanya :(.
mau pindah pake sistem threading, tapi kayanya ribet ya.
kalau pak puji sendiri bagaimana? atau malah tidak pernah membalas komentar? ;)
#1 kunderemp an-narkaulipsiy
forum itu memang ada lebih dahulu dibanding blog, ya. jadi, kebiasaan berforum ria kebawa juga saat ngeblog
#2 Priyadi
Lebih aman pake angka dan pake nickname. kalo pake sistem threading jadi nggak rapi. lagian terbatas pada 3 level (atau 2 level?) saja.
#3 galih
cara saya ya begini ini. maklumlah, saya jarang panen komen.
saya?, borongan donk hehehhe
cara saya nomentarin komen sama seperti mas pudji, maklum jarang panen komen hehehe. Salam kenal mas.
saya pakai system “comot” atau thread. kebetulan di WordPress ada pluginya. saya donlot dari sini:
meidell.dk
memang komentar itu harus dikomentarin ya Mas?? hehe baru tau deh.. kalau sy sih jarang dikomentarin, kecuali yg bener2 perlu jawaban.. secara jmlh komentarnya juga adem-adem aja kok…hehehe..:-)
#7 Freddy
Sebenarnya sistem thread ini bagus. sayangnya kok tampilan blog jadi kurang rapi ya? well, ini hanya masalah pilihan saja kok. kebetulan saja saya kurang suka.
#8 Susan
Tidak ada kewajiban bagi pemilik blog untuk selalu membalas setiap komentar yang masuk ke blognya. Cuma, karena ini adalah salah layanan yang mempunyai sifat interaktif, saya rasa tidak ada salahnya membalas komentar yang perlu dikomentari.
Dulu awalnya bales komentar dengan Mas/Mbak + nama orang yang komentar, eh lama kelamaan bosen juga dan ganti dengan @ yang lebih simple. IMHO
IMHO, formula terbaik adalah pake format :
@ Nama Nomor
Karena “@” itu berarti “at” atau bisa diartikan menjadi “pada”. Kalo “#” kan ngga ada artinya.
Kemudian “nama” karena biasanya nama lebih diperhatikan dan lebih personal. barulah ketika si-”nama” itu comment lebih dari satu kali, maka parameter “nomor” terasa perlu. Alasan kedua, tidak semua template comment menggunakan ordered list (pake nomor). Ada juga yang tanpa nomor.
Untuk mengantisipasi ini (mengantisipasi satu saat nanti jadi blog seleb), maka siapkan lah template dimana comment disusun pake nomor (ordered list).
:( itu gara-gara blogspot ituh fitur komennya ndak bisa diapa-apain lagi..
eh, tapi momon beda lagi itu ngomentarin postingannya..
CSS komen diutak atik ama dia..
*pengen..*
Ga ada metode yang baku, mas…seenak dan senyaman saya aja. Kalo waktunya agak banyak, saya lewat edit comment, kalo enggak ya langsung aja.
Ga pernah balas comment. Wong ga ada yg comment :(
Tapi juga karena postingannya ga guna.. :P
gue mengkoment komentar postingan gue, dengan dateng ke blognya si pengkoment dan koment dipostingannya dia ..
*panjang :LD
Apanya yang dikomentari ya?? Yang mau komentar aja kagak ada..
Seneng banget kalau ada yang kasih koment di blog kita. Tapi sayang blogku sepi…
brubung saya mah jarang panen replies, jadi tiap ada yang komen, langsung sayah jawab. ato kalo lagi borongan, nama komentator di-bold, trus langsung komentar sayah. males deh kalo ribet2…hehehe (sok ngartis banget!)
sama kek nomor satu, pake @, soalna sebelum ngeblog udah getol morum duluan jadi dah terbiasa pake @. lebih asoy aja dan cepet pula,,hehe
*alasan lain = karena gagal mulu pasang plugin Bryan’s Threaded Comments* hikz…
Klo saya idem dengan Freddy, pake thread. Masalah rapi ngga rapi itu masalah design :)
please visit http://www.kreasimug.blogspot.com thanks
emang tambah seru lo, mengomentari komentar. seperti menambah kecap pada mie bakso, trus ditambah bakso, abis itu, minta es cendol juga, udah itu masih minta gorengan, nah lo…gak abis-abis kan….?begitulah nge-blog, seru coy..! eh, gmn caranya ya…?