jump to navigation

Dua Pipa, Satu Motor January 8, 2008

Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.
trackback

Ini dia cara membawa dua pipa pralon naik motor sendirian. Awas biji kecepit!

Syahdan ada seorang bapak gendut datang ke toko bangungan naik motor butut. Dia membeli dua batang pipa pralon dan beberapa peralatan kerja. Talang di rumahnya rusak karena hujan yang tidak berhenti-berhenti. Lebih baik membenahi semuanya sendiri daripada menyerahkannya kepada tukang, toh dia sedang liburan akhir tahun.

Ketika tauke toko bangunan memberikan dua pipa pralon pesanannya, masalah timbul. Dua tangannya tidak mungkin memegangi dua pipa panjang itu selama dia mengendarai motor, bukan? Tangan siapa yang harus memegang stang motor jika dua tangan memegang pipa pralon? Dia pergi ke toko bangunan sendirian. Gimana kalo dua pipa itu dipegang menggunakan satu tangan? Wah, nggak kuat juga. Maklumlah, bapak kita ini sudah separuh umur.

Terus, bagaimana akalnya?

Aha, ternyata si bapak ini smart sekali. Dua pipa itu diletakkannya di motor kemudian diduduki. Masalah selesai! Meskipun duduknya tidak nyaman, dia bisa mengangkut barang-barang kebutuhannya dengan sempurna sampai ke rumah.

Saya tidak tahu apa jadinya jika di tengah jalan bijinya kecepit dua pipa itu. Bisa jadi ada talang lain yang bocor, ya? Hahahahaha….

Comments»

1. Anang - January 8, 2008

kalau talang satunya bocor bisa berabe… lebih malah biaya perbaikannya… masa depan bisa suram deh

2. ojat - January 8, 2008

yaa klo bijinya pecah, balik lg aja ke toko, beli bahan buat nambal biji hehehe

3. galih - January 8, 2008

HAHAHAHA… snapshot yang mantabss.. demikian pula essay-nya… lucu lucu… hahahaha….

4. susan - January 8, 2008

halah…dpt foto darimana mas? hahaha seru-seru..! Kebayang tuh kalao pipanya kesenggol .. :-)

5. Freddy Hernawan - January 8, 2008

saya jadi ingat waktu msh SMP ketika membawa tongkat pramuka dengan naik sepeda dari rumah ke sekolah dengan model dan gaya persis seperti diatas itu. yang jadi masalah, kalau kita mau belok tajam, akan kesulitan.

6. Mardies - January 8, 2008

Saya jadi curiga. Itu bapak motornya bener2 jalan ato cuma eksyen doang :D

7. bebex - January 9, 2008

hmmm
belom liat dari arah depan kan?
gimana bentuknya muka itu bapak? ^^ hihihi!!!

8. jojo - January 10, 2008

ikutan komentar ah…abis lucu…
…hahaha…

9. dengkul_terpana - January 13, 2008

Masih untung yang diduduki pipa paralon, bukan buah duren/nangka…:))

10. -tikabanget- ™ - January 14, 2008

:| yang macam beginian yang kemaren nggores mobil sayah.. hiks..

11. setan begundal - January 16, 2008

huahahhahahaaaaaa……..
ajuurrrrrr aturane entek…….

b4yangkan klo tuch telornya adik kecepit diantara dua pipa besar kyk gitu…….
bisa-bisa adik kecil g bisa hongat lg tuch…. alias impoten…….
wekekekekkekekekkekeeeeee

and g kebayang sampek bengkak perkara kecepit dua pipa……..
bisa-bisa di amputasi karena infeksi………

wah istri bisa lari tuch klo liat sang suami udah g punya dedek…….
kata sang istri “Mas anunya kemana???”
suami “anu say td dijalan dede ku kecepit pipa, trs aku di bawa ke rumah sakit… dan kata dokter harus di amputasi karena infeksi dalam yang mengakibatkan bengkak yang berlebihan sampek besarnya sama dengan pipa yang ku bawa…”
istri menjawab “wedew….. kan enak besar mas, jd aku lebih puas klo kelonnnnn and lebih mantap pula, oh ya klo begini aku minta cerai aja soalnya mas udah gak punya tembak yang buat nembak mbah kempet ku……!!!! and tidak lupa pipa nya mana mas biar jadi pengganti kontol mas yang sudah hilang.,………..”

huahahhahahhahahahhahahahhaaaaaa
sory klo tidak senonoh……….
makasih……

12. budi - January 25, 2008

masturbasi gaya baru?

(di jalan raya, bergerak, dan penuh risiko!)

13. Samuel - August 8, 2008

Gw suka sekali sama pak franco seorang polisi kira2 umur 55 tahun. Gw paling suka ngisep kontolnya, apalagi aroma kontolnya, ugh…. Nikmat

14. Samuel - October 5, 2008

Pak franco, kapan kita jumpa lagi? Aku sdh tidak tahan pingin ngentot pantatmu yg seksi itu. Oh pak franco sayangku

15. Keizer - October 6, 2008

Wadaoow….. ancur tuch bapak yach….
ati-ati mah dijalan banyak buaya… eh… bahaya…..