Kartu Kredit & Dreamhost

US7.5 juta dollar masuk ke DreamHost

Ini cerita tentang kartu kredit lagi. Tapi bukan cerita tentang Rangga.

Kemarin sore saya mendapat pemberitahuan dari DreamHost, perusahaan ruang hosting untuk blog-blog saya, bahwa mereka telah berhasil membebankan pembayaran dari kartu kredit saya untuk sewa hosting satu tahun ke depan. Saya sempat bingung juga, bukankah saya sudah melakukan pembayaran pada Desember tahun lalu? Mengapa satu bulan kemudian saya diminta membayar kembali? Saya pikir ada yang salah dengan DreamHost.

Pagi ini saya mendapat email permintaan maaf dari DreamHost. Ternyata mereka melakukan kesalahan. Hampir semua pelanggan telah ditagih untuk membayar sewa hosting untuk masa satu tahun ke depan. Total US$7.5juta masuk ke rekening DreamHost akibat kesalahan ini. Gila! Itu jumlah yang sangat besar. Untunglah DreamHost sadar bahwa mereka telah melakukan kesalahan dan tagihan yang masuk sudah dibatalkan.

Hmmm… ngeri juga ya kalo pake autobilling di DreamHost.

14 Responses to this post.

  1. #13 – abangmandud
    pembayaran pake kartu kredit. soal fitur, silakan cek sendiri. jangan malas baca info dari penyedianya langsung.. :P

    Reply

  2. numpang tanya,beli hosting di dreamhost byrnya lwat bank ato gmana?klo lwat payment laen bsa ga yachh trus fitur hostingnya jlasin donk mau buka situsnya aga ruwet enakan djelasin thx b4

    Reply

  3. Wah besar juga ya angkanya, namun mungkin kalo kita nggak autobilling or autodebet masih sedikit aman, soale nggak kena charge secara otomatis.

    Pengalaman gue untuk pembayaran dedciated server, gue menggunakan pembayaran manual pake CC, jadi lebih aman.

    Reply

  4. Hmm…,emang lebih baik pake cash aja dulu, aman terkendali.

    Reply

  5. pas bayar tagihan dreamhost bulan september kemarin (dibayarin si ito ganteng akhirnya! horeee…) langsung rubah set up supaya ngga autobilling :D

    Reply

  6. fatal banget tuh ….

    Reply

  7. hanya dapat permintaan maaf dowang? jangan mau dong! minimal dapat mug dan payung :))

    Reply

  8. Kemarin saya dan Yan Arief sempat kebingungan juga, untunya di DH Status ada informasi bahwa ada kesalahan dalam billing.

    Pelanggan DH kaya-kaya? heheh… sepertinya pada milih DH karena budget terbatas ya? :D

    Reply

  9. Untungnya pelanggannya alert udh bayar. coba kalu nggak, repott deh… Saya sih, anti deh pake kertukredit utk pembayaran OL. Praktis sih, tapi risikonya tak terukur..

    Reply

  10. #4 Hedi
    keliatannya deduksi yang diambil oleh Hedi kurang tepat deh. Angka 7.5 juta dollar itu berasal dari ratusan ribu (saya nggak tahu persisnya) pelanggan dreamhost. jadi, nggak benar kalo kesimpulannya adalah bahwa pelanggan drimhos itu kaya-2. hihihi…

    Reply

  11. berarti pelanggan dreamhost kaya-kaya tuh :D

    Reply

  12. mas, sebenernya aman gak sih, melakukan transaksi online pake kartu kredit? makin lama makin serem…

    Reply

  13. Yupe.. Untung CC gw yg sudah terdaftar di Dreamhost sudah expired.. Repot aja kalo didebet langsung.. 2 jutaan sekali sedot.. :)

    Reply

  14. lesson learned: never, ever pake autobilling :D

    Reply

Respond to this post