Pejabat kita tidur di depan presiden yang sedang memberikan pengarahan. Keterlaluan!

Kata yang ahli kesehatan, istirahat yang paling sempurna adalah tidur. Saat tidur hampir semua indra kita tidak aktif. Mustahil ada orang yang sedang tidur masih bisa melihat. Memang sih ada orang yang mengakunya sudah tidur tapi kupingnya masih bisa mendengar pembicaraan orang. Sayangnya spesies orang yang punya kemampuan seperti ini jarang kita jumpai.
Dulu guru saya di SMA memperbolehkan para siswanya tidur selama jam pelajaran fisika. Ya, dia mempersilakan muridnya tidur. Tapi ada syaratnya. Apa itu? Boleh tidur di kelas dengan catatan matanya tetap terbuka dan pikirannya tetap bekerja. Ah, benar-benar mustahil, khan?
Tidur adalah anugerah. Bayangkan seandainya ada orang yang tidak bisa tidur semalaman. Dengan berbagai upaya dia mencari cara agar mata bisa terpejam. Obat diminumnya, suasana nyaman dicarinya. Semuanya dengan satu tujuan: tidur nyenyak. Tapi, meskipun obat sudah diminum, musik syahdu sudah mengalun, kalau pikiran tidak bisa ditenangkan juga akhirnya tidak bisa tidur juga. Jangan-jangan orang itu sedang stres, kebanyakan hutang atau sedang sakit.
Nah, jika pada malam hari dia tidak bisa tidur biasanya akan ngantuk di malam hari. Gomballah perkataan yang mengatakan yang penting adalah kualitas tidur, bukan seberapa lama kita tidur. Emangnya kita cukup tidur selama 15 menit dengan kualitas sempurna dan kemudian tetap bugar di siang hari? Bull shit itu namanya.
Saya tetap yakin kalau kita butuh minimal 5 jam tidur setiap hari. Kalau kurang dari itu maka pada siang hari mata maunya terpejam meskipun presiden sedang memberikan pengarahan.
Jangan heran jika ada kebijakan yang diambil oknum pejabat kita ngaco karena mereka memang kerjaannya tidur saat bekerja.
Zzzzz…. zzzzz… zzzzz…. zzzzz….


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Posted by dodi on August 24, 2009 at 08:55
hendak nya kebiasaan sprti ini, jgn di manjakan.jd lah pejabat yang disiplin agr dpt dijadikan contoh untk pejabat2 yg lain.
Posted by abustan on February 13, 2009 at 01:17
wajarlah kalau tidur! sy aja biasa tidur, kalau apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut tidak bagus n menyenangkan hati. yang pastinya tidur. gi tuuuuuuuu aja ko repot!!!
Posted by I Kadek Wirya Blog » Kurang Tidur Dapat Berakibat Fatal on January 31, 2009 at 12:07
[...] Tapi Bapak2 pejabat kita juga kebanyakan kurang tidur [...]
Posted by ardy on June 7, 2008 at 10:58
namanya juga pejabat, apa lagi kerjanya kalo bukan tidur, makan duit rakyat, bikin aturan yang menyengsarakan., ya gitu deh…pembaca harap maklum
Posted by Indiana Jones on April 22, 2008 at 17:51
Napoleon Bonaparte pernah berkata :
tidur lebih dari 6 jam untuk orang bodoh..
tidur 6 jam untuk orang normal..
tidur 4 jam untuk orang diatas rata2
tidur 2 jam untuk orang JENIUS..
Posted by Vandy on April 17, 2008 at 21:11
Hebat, tidurnya sehari cuma 5 jam. Kalo aku sih butuhnya 12 jam :D
Posted by Aris on April 12, 2008 at 00:07
Menlu Ceko mah cuek aja tuch tidur saat pertemuan, malah foto tidurnya dijadikan iklan
Posted by wildan on April 9, 2008 at 09:55
Mahasiswa tidur depan dosen aja disuruh keluar.. Hehehe..
Posted by kikie on April 8, 2008 at 20:05
mungkin muhammad nuh sedang hendak tidur atau baru bangun tidur atau di bawah pengaruh insomnia absolut ketika hendak memutuskan tindakan atas video f1tna.
Posted by San on April 8, 2008 at 19:15
Saya memang sudah pernah membaca bahwa tidur paling optimal berdurasi 8 jam (tapi kurang jelas apakah terus2an atau total 8 jam sehari), dan waktu terbaik adalah malam hari. (Terlalu panjang untuk sebuah komen jadi disambung di sini).
Posted by okky on April 8, 2008 at 15:38
nyenyak banget….kayaknya tidurnya berkualitas tuh ;)
Posted by venus on April 8, 2008 at 15:02
unbelievable nation :D
Posted by Too Kha Cheng on April 8, 2008 at 15:00
Hayooo!!! Bupati mana ini???? Tulis namanya dan sebarin aje ke seluruh pelosok Internet. Malu2in aje.
Posted by Keterlaluan! « Erikani’s Weblog on April 8, 2008 at 14:53
[...] Selengkapnya baca di sini… [...]