Celana Dalam Digital

Belum ada blogger positif yang mampu menembus username dan password celana dalam digital ini

Jakarta – Mendukung peraturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah Kota Batu, Digital Underwear & Co hari ini (15/4) meluncurkan celana dalam berpengaman digital di Jakarta. Berbeda dengan celana dalam bergembok yang selama ini wajib dipakai oleh pramupijat di Kota Batu, Jawa Timur, celana dalam digital ini sama sekali tidak menggunakan gembok agar bisa dibuka.

“Kini adalah jaman digital. Tidak elok rasanya mewajibkan pramu pijat untuk menggunakan celana dalam bergembok. Selain secara estetika tidak sedap dipandang mata, gembok yang digunakan pun sebenarnya mudah dipatahkan menggunakan tang,” kata Ching Gap Shok, CEO Digital Underwear & Co melalui email.

Digital Underwear & Co yang berbasis di Singapura selama ini sudah melayani konsumen dari berbagai negara di Timur Tengah. “Pelanggan kami sebagian besar memang dari Timur Tengah. Nyonya-nyonya yang ketakutan dengan keberingasan pria Arab selalu menggunakan produk kami saat keluar rumah,” kata Ching Gap Shok dengan bangga.

Tentang keamanan produknya ini Ching Gap Shok mengatakan bahwa celana dalam digital buatannya menggunakan ultra high security password yang dilengkapi 128 bit Secret Initialization Vector. Menurut Ching, username dan password yang digunakan dalam celana dalam digital ini tidak mungkin ditembus oleh pria jahil yang minta dipijat. Hanya cracker jagoan yang bisa menembus security celanan dalam digital ini. Menurut Ching, belum ada hacker dan blogger yang mampu menembus username dan password celana dalam digital ini.

“Secara random kami pun mengganti password untuk setiap celana dalam yang sedang dipakai oleh pramu pijat. Dengan demikian mereka sendiri tidak bisa membukanya meskipun mempunyai username dan password. Ini untuk menghindari terjadinya kong-kali-kong antara pramu pijat dengan pria yang dipijat. Hanya administrator panti pijat yang bisa membuka celana dalam itu karena dia mempuyai masternya,” ujar Ching.

Ching mengatakan bahwa perusahaan Digital Underwear & Co sudah mengajukan penawaran kepada pemerintah Kota Batu agar panti pijat di sana menggunakan produk ini. Namun, sampai saat ini Ching mengatakan bahwa belum ada tanggapan apapun dari Kota Batu.

“Kemungkinan mereka keberatan dengan harga yang kami tawarkan. Namun sebenarnya kami cukup fleksibel masalah harga. Sudah balik modal saja kami sudah gembira bisa membantu orang Kota Batu. Masalah harga, you bisa cek toko sebelah lah….,” kata Ching.(SP/HWX)

21 Responses to this post.

  1. Ini baru teknologi. . .

    Reply

  2. Posted by Joy on October 28, 2008 at 23:23

    jangan di hack, kasian udah capek2 bikin kok di hack.

    Reply

  3. di hack aja,…hahaha

    Reply

  4. Posted by day on May 25, 2008 at 19:12

    waduh, ga ngerti nih gmn sistem proteksinya ya? beneran celana dalam kya sehari2 dipake tuh? aneh2 aja ni produk..

    Reply

  5. Celana Dalam Digital…

    Mendukung peraturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah Kota Batu, Digital Underwear & Co meluncurkan celana dalam berpengaman digital di Jakarta….

    Reply

  6. Dibawah kolom password ada tulisan kecil, untuk ngelihatnya pake kaca pembesar, bunyinya:

    “Press any button to continue”

    Reply

  7. terus terang kurang mengerti, ngetik username ma password gimana ya? anti sobek ya? di ketik-ketik sama dengan di kitik-kitik dong? duh makin ngeres dan maikn ngeras membayangkannya…haha

    Reply

  8. kalo digunting paksa bisa nggak ya…?

    Reply

  9. kalau untuk keperluan pribadi, bisa beli nggak ya? mo mengamankan isteri simpanan… hehehe…

    Reply

  10. wah, kayaknya daripada celana dalem di gembok, mending diginiin ajah. lebih elegangituh, di password

    :mrgreen:

    Reply

  11. kalo tidak bisa di brute force ya di sploit untuk dapat backdoor :-D

    Reply

  12. Posted by gak_punya_blog on April 19, 2008 at 12:00

    itu buka passwornya di pijit-pijit ya? touch screen khan?

    Reply

  13. yang nentuin password sama usernamenya siapa?

    Reply

  14. Posted by dengkul_terpana on April 19, 2008 at 03:00

    waduh,kalo kebelet gmn nih?? apa harus lapor admin dulu?lha kalo misalnya yang jd admin pas ngantuk??

    Reply

  15. kan bisa di brute force . .. lagian kan cuman depan aja yang di password. backdoor nya kan ada :D
    btw… itu ngetiknya pake apa ya ??

    Reply

  16. wah cracker keenakan nih :P

    Reply

  17. lah kalo dipassword, tapi masih bisa disobek ya buat apa?

    Reply

  18. biarpun dipassword, tapi hole-nya kelihatan besar-besar tuh….. (lah iya lah, mana ada celana dalam tanpa hole?)

    Reply

  19. iya, harusnya ada spam protectionnya :D

    Reply

  20. ga pake captcha (bener ga nulisnya) ya?

    Reply

  21. tapi…james bond pasti bisa bukanya tuh, mas…. hihihi

    Reply

Respond to this post