jump to navigation

Brutal June 25, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Demo mahasiswa semakin nggak simpatik, ya?

Demo brutal

Dari KORAN TEMPO Rabu, 25 Juni 2008 halaman A2:

Jefry Silalahi, Ketua Panitia Nasional Lintas (Tali) Generasi, mengatakan kerusuhan di depan gedung DPR merupakan akumulasi kemarahan masyarakat akibat kenaikan harga BBM. “Ya, wajar saja yang namanya marah,” kata Jefry. Menurut dia, aksi ini didukung perwakilan organisasi intra dan ekstra kampus dari 22 provinsi.

Foto: Wahyu Setiawan (TEMPO)

Comments»

1. Vavai - June 25, 2008

Kalau demo seperti ini, simpati masyarakat bisa luntur. Sayang sekali.

2. opr - June 25, 2008

Apakah masih pantas menyandang titel mahasiswa?
Banyak yang kuliah 7 tahunan gitu..

Bukan menjelekkan yang sudah meninggal sih, tapi Maftuh yang meninggal itu mahasiswa angkatan 2000 (atau 2001?) fakultas Ekonomi. Kemudian berhenti (atau DO?) dan pindah ke Bahasa Asing angkatan 2003.
Temennya yang demo palingan juga banyak yang seangkatan dia.

Sudah gak pantas disebut mahasiswa lagi (masih pantas kalau mahasiswa S2).
Mereka sekedar klaim “mahasiswa” demi memperoleh legitimasi “demo oleh kaum intelektual”.
Yang jelas, mahasiswa yang intelek tidak demo dengan kerusuhan. Dan yang demo rusuh, bukan mahasiswa yang intelek.
Dah gak ada bedanya dengan preman.

3. KiMi - June 25, 2008

Demo apalagi sih itu? *ketinggalan berita*

4. Patrick - June 25, 2008

memang, sangat disayangkan sekali. Intelektualitas mereka sebagai seorang mahasiswa tidak keliatan sama sekali, otot lebih dipilih daripada otak.

5. Anjar Priandoyo - June 25, 2008

iya, sedih sekali lihat demo seperti itu.
*btw akismetnya dah 1 digit ya, horee ngitungnya jadi guampang :D

6. Donny Verdian - June 25, 2008

Ngga bisa dibedakan mana mahasiswa dan mana yang bukan…

Harusnya anak-anak UNAS dipertemukan dengan para siswa IPDN aja biar seru :)

Sayang seribu sayang …

7. Rizal Akbar - June 25, 2008

Mayoritas demo mahasiswa saat ini bukan lagi untuk menyuarakan suara rakyat…tapi jadi ajang pembuktian diri dan show off di antara para mahasiswa sendiri…

banyak juga mahasiswa yang saat ini menjadi “besar kepala” karena telah menyandang gelar “mahasiswa”, dengan gelar itu mereka percaya berarti apapun yang mereka lakukan adalah benar, dan pihak yang mereka pojokkan pasti salah !!

memang sayang sekali….

8. Affan - June 25, 2008

Katanya mahasiswa itu pakai otak, kok nggak beda ama tukang becak yg pake otot… mending balikin aja semua uang sekolahnya dari SD, SMP, SMA, sampe kuliah itu, kasihin ke tukang becak, biar anak2nya bisa sekolah…

9. Ojat - June 25, 2008

mahasiswa, pejabat, ah, sama aja

10. haikal - June 25, 2008

tapi kan..
hari ini masih tanggal 25..
?

11. jalansutera - June 25, 2008

#10 – haikal
sebelumnya tertulis 26 Juni. Seharusnya 25 Juni. Haikal benar, saya salah. Maaf. Sudah saya koreksi. Thanks Haikal.

12. F4T80YS - June 25, 2008

apalagi kalo yang demo ternyata mahasiswa pemakai narkoba….. sok mbela rakyat…. mending urus diri sendiri dulu deh….

13. joko supriyanto - June 25, 2008

mungkin mreke punya anggapan kalau ndak brutal ndak di dengar, dan ndak jadi perhatian public :D

14. aaulia - June 25, 2008

Kok sekarang saya melihat kampus-kampus (mahasiswanya umumnya) ini seperti tawuran gank sekolah jaman dulu cuman ini dalam skala lebih besar dan bukan saling serang tapi udah ada targetnya (pemerintah), sapa yang lebih brutal, itu yang menang (atau dihormati mungkin anggapan mereka). Jadi nilai nasionalisme, patriotisme dan keadilan dalam anggapan mereka adalah seberapa kuat mereka ‘perang’ lawan pemerintah. Kalaulah mau memperbaiki keadaan bangsa khan bisa pake dialog, kalo mentok, ya belajar lah yang baik, pemerintah sekarang khan manusia juga, pasti ada umurnya, ntar juga mati, tinggal mahasiswa-mahasiswa ini yang nanti menggantikan. Jangan sampe ini jadi lingkaran setan, waktu mahasiswa rajin demo, waktu udah naik rajin korupsi dan sering didemo mahasiswa.

15. avianto - June 25, 2008

Yakin tuh kalau semuanya mahasiswa? Benar-benar YAKIN? Atau karena koran atau media bilang begitu terus kita bilang mereka ‘mahasiswa’?

Sekali lagi, YAKIN?

16. jalansutera - June 25, 2008

#15 – avianto
Saya nggak yakin semuanya mahasiswa. Masa ada mahasiswa S1 yang meninggal itu umurnya 27tahun. Wah! Mahasiswa abadi dia…

Syafi’i Ma’arif: Awas Demonstrasi Jadi Mata Pencaharian —- Kerjaan kok jadi demonstran. Cepetan lulus ajah, terus coba cari kerja.

17. Vincent Teo - June 25, 2008

Eh, kemarin ketika demo itu ada mahasiswa yg ditabrak terpelanting sampai 3 meter. Anehnya, dia sama sekali tidak menderita geger otak. Ternyata setelah dokter memeriksa kepalanya, dia memang terbukti tidak punya otak. Hahahaha …

18. Damian - June 25, 2008

He he he, Anak anak mantan genk tawuran aja kok dibilang mahasiswa. Mereka itu udah terbiasa tawuran ketika SMA, kemudian setelah jadi mahasiswa membuat rusuh sebuah demo menjadi hal yang biasa.

19. Ben - June 25, 2008

eh, fotonya jadi keren karena ‘efek’ water cannon…

20. Hedi - June 25, 2008

ah mahasiswa model apa itu…

21. dudi - June 25, 2008

kampungan banget demo-nya. malu-maluin. gitu pake dalih mahasiswa. ent*t ah…. :D

22. arnia - June 26, 2008

Demo…Demo…Demo…
Inikah bunga2 dan buah demokrasi yang ditanam oleh para pendiri bangsa kita dulu?
Kok buahnya terasa pahit yakss :(

23. Ariston - June 26, 2008

Yah.. namanya mahasiswa lagie tumbuh dewasa. Tp kita telaah lagi. Setelah sekian lama LSM dan masyarakat demo damai, tanggapan pemerintah tidak ada yang nyata tentang kenaikan BBM.
Tapi setelah demo anarky dari mahasiswa di gedung DPR/MPR pada tanggal 25 Juni 2008. Barulah dewan2 yang kita “HORMATI” di DPR/MPR membuat keputusan dengan pengeluaran angket.
Apakah harus diberikan demo kekerasan seperti tanggal 25 Juni 2008 baru pemerintah mengambil keputusan. Saya yakin demo damai dapat dilakukan oleh segenap aspek masyarakan, tapi kembali apakah pemerintah akan menanggapinya?

TANYA KENAPA?

24. sapimoto - June 26, 2008

Bikin rusuh, bikin warga yang lain cemas dengan ulah anarkhisnya….

25. pudakonline - June 29, 2008

Hm… mahasiswa, kadang dipuja, kadang dicerca!
*wah.. bukan membela siapa-siapa loh*

26. zaenal - July 9, 2008

ikut nimbrung,
saya juga mantan mahasiswa, dulu waktu kuliah sering didatangi oleh mereka yang katanya aktivis kampus, diajak demo. padahal sedang ada di dalam kelas dan sedang belajar, tapi dengan seenaknya mereka bawa toa masuk dalam kelas, teriak-teriak, ga’ peduli dengan dosen yang sedang mengajar. bagaimana ini.
tidak respek dengan dosen, bagaimana bisa dapat ilmunya.

27. kemal - September 8, 2008

tau gak gw orang yang terlibat langsung dipoto itu,coba tebak gw yg mana? yg jelas gw mahasiswa idealis,bukan orang2 bayaran kemal 94063213/085711158751

28. evold - January 9, 2009

indonesia__________________________hancur
ptinggi mkin kaya
rakyat mkin mlata ta berharga

29. Irawan - October 19, 2009

Gampang diselewengkan sih.