Pro & Kontra Ngeblog dengan Domain Mapping di WP.com

Ada enaknya, ada juga nggak enaknya. Tapi sekarang saya suka.

domain mappingIni memang bukan langkah yang populer bagi kebanyakan blogger. Setahu saya, blogger dari Indonesia jarang yang menggunakan domain sendiri untuk ngeblog di WP.com. Layanan seharga cuma US$10 per tahun ini memang tidak jamak dilakukan oleh teman-teman blogger. Pasti ada yang suka dan ada pula yang tidak suka. Dari sekitar 3,4 juta blog yang ada di WP.com, kurang lebih ada 20,000 yang menggunakan domain sendiri. Hmmm, sebuah persentase yang kecil, ya?

Yang suka:
Ini adalah suara saya sendiri. Jadi, klaim bahwa item-item berikut ini disuka adalah semata-mata pernyataan dari saya yang baru kemarin sore berhasil menyelesaikan domain mapping di WP.com. Kenapa sih harus melakukan domain mapping?

  • Stabil, belum pernah denger WP.com tewas untuk waktu yang lama. Seingat saya sih WP.com jarang sekali down. Moga-moga ini juga untuk seterusnya. Sampai siang ini ada 3,451,877 blog yang ngendon di WP.com dan moga-moga server mereka kuat.
  • Murah, cuma 10 dollar per tahun jika kita sudah mempunyai domain. Jika Anda belum mempunyai domain, silakan pesan di WP.com dan lakukan domain mapping sekaligus. Kalo ini biayanya total US15 dollar per tahun. Lho, bukankah ngeblog di WP.com gratis? Ini malah lebih murah lagi, khan?
  • Space legaaaaa, 3 Giga untuk menempatkan file gambar untuk ilustrasi blog. Space yang lebih lega tersedia juga asal mau bayar
  • Selalu menggunakan WP versi terbaru tanpa repot install theme (dan juga plugin). Sebagai seorang pemalas, ini adakah fitur yang paling saya suka.
  • Mendapat dukungan dari Automattic: akismet, gravatar tidak saya pikirkan sama sekali. Biarkan mereka yang pusing.
  • Less spam tanpa perlu mikir plugin ini dan itu. Nyaman tanpa gangguan, moga-moga
  • Terintegrasi dengan WordPress.com, sehingga komentator nggak perlu repot ngetik nama dan alamat email jika sudah login di WP.com
  • Apa lagi ya…

Yang Tidak suka:

  • Nggak leluasa pakai themes dan plugin sendiri
  • Nggak leluasa edit css (sebenarnya bisa sih, tapi harus bayar 15 dollar per tahun)
  • Ada lagi?

Kedua item di atas ini bisa saya patahkan: halah, blog kek gini sih nggak perlu themes dan plugins khusus. Asal sudah live saja sudah untung. Lagi pula, saya juga lebih sering pusing ngurusin CSS dan akhirnya ngrepotin orang lain yang saya tanya. Mulai sekarang, selamat tinggal kepusingan ngurusin CSS.

Oh, ya transaksi domain mapping di WP.com ini dibantu oleh Mas Eko yang dengan sigap memberikan saya 10 kredit senilai US$10. Terima kasih Mas Eko.

28 responses to this post.

  1. Murah banget mas.

    Reply

  2. wah, mulai jadi pikiran nih pake WP mapping..

    Reply

  3. Posted by cute on July 8, 2009 at 11:50

    Maaf saya ingin menayakan di artikel Anda:
    “Hal pertama yang dapat dilakukan adalah menyiapkan adanya 10 kredit dalam account WordPress.com. Jika Anda mempunyai account PayPal atau kartu kredit, Anda dapat melakukannya nanti pada saat melakukan langkah di WordPress.com. Jika”.

    Maksudnya jika memliki domain dan hosting sendiri berarti haruskah tetap membayar 10 dollar per tahun ke wordpress atau hanya tinggal mengarahkan NS nya saja.

    Reply

  4. Posted by cute on July 6, 2009 at 12:29

    Maaf saya ingin menayakan di artikel Anda:
    “Hal pertama yang dapat dilakukan adalah menyiapkan adanya 10 kredit dalam account WordPress.com. Jika Anda mempunyai account PayPal atau kartu kredit, Anda dapat melakukannya nanti pada saat melakukan langkah di WordPress.com. Jika”.

    Saya kan sudah beli domain sendiri di salah satu perusahaan hosting berarti saya tinggal mengarahkan NS nya saja yah dan setting di wp nya. Apakah saya mesti bayar 10 kredi itu juga.(maksudnya bagaimana bisa dijelaskan).

    Reply

  5. murah banget tuh, kupikir 10$ sebulan :)
    tapi sayang yah, kagak bisa dipasangin adsense. Theme juga terbatas, aduh..

    Reply

  6. kelemahan lagi, ga bisa pake javascript, ga bisa pasang adsense, widget yang menggunakan javascript. Hmm itu yg sering bikin saya bete.

    Reply

  7. di blogku muncul syntax error, unexpected ‘?’ in /home/a4383/public_html/index.php on line 18
    kenapa ya boss

    Reply

  8. [...] domain untuk Blogger. Tentunya keputusan penggunaan nama domain sendiri ini adalah keputusan Anda. Jalansutera.com dan Ndorokakung.com adalah contoh blog yang beberapa waktu lalu bermigrasi ke [...]

    Reply

  9. Posted by Mas Kopdang on July 29, 2008 at 10:35

    ikutan ah..

    Reply

  10. sering backup datanya aja mas. Sapa tau si Matt iri dengan blog ini, terus mensuspended dengan berbagai alasan :).. semoga saja tidak sih.. tapi saya sudah pernah disuspended, beberapa teman juga pernah.. hiks

    Reply

  11. oooh, ternyata ini termasuk wordpress juga yah….
    baru tahu saya.
    salam kenal,
    silahkan mampir….

    Reply

  12. @ bangsari : blogspot pindah ke wp (kayak momon)
    abis itu baru domain mapping :P

    @ puji : tak kirain ada bagi2 kredit wp.com :)

    Reply

  13. aku nggo blogspot ki. njur harus pindah kemana? :p

    Reply

  14. [...] yang ditulis Puji di blognya, saya juga merasakan beberapa kelebihan dengan menumpang di [...]

    Reply

  15. [...] akhirnya melakukan proses kepindahan ini. Tapi mungkin yang memantapkan saya untuk pindah adalah posting mas Pujiono ini. Sepertinya alasan2 yang dikemukakan kenapa beliau juga menggunakan melakukan domain mapping dengan [...]

    Reply

  16. Posted by Derzolicious on July 2, 2008 at 17:20

    afterall sih, WP memang paling ergonomis, penuh kemudahan, ceria tapi tetap “dewasa”. hehe..

    Reply

  17. hmm…ini dia yg saya cari..kenapa gak kepikiran dari dulu ya…
    tapi gak bisa pilih theme dan plugin sesuka hati ya…wah, kalo semacam blog saya yg sudah terbiasa pake asides gimana ya… ?

    Reply

  18. Kelemahan: Gak bisa buat iklan iklan :D

    Reply

  19. WP memang kereeeenn hehe…

    Reply

  20. Ooo, betul juga ya. Ga kepikiran dulu

    Reply

  21. mudahnya hidup kalo pake WordPress :)

    Reply

  22. 1 lagi pro-nya: bisa dapat pengunjung lebih banyak. Karena muncul di dashboard pengguna WP.com lainnya :)

    Jadi pengen nih hijrah ke WP.com hahaha

    Reply

  23. wow crintanya ini pindahan rumah to mas
    la yg kemaren gmn, apa dah gak kuat dg godaan hostingnya yah

    Reply

  24. Waduh Mas Pujiono, saya pakai disebutin segala , kan saya jadi malu ;)
    Selamat ya Mas atas rumah barunya

    Reply

  25. ga masalah ga bisa ganti theme dsb-nya, ini kan ngejaga server jg

    Reply

  26. Saya lagi seneng pake domain gratis .co.cc dan webhost gratis di 000webhost.com, hehehe

    Reply

  27. Kemas Antonius
    wah, syukurlah. kalo anda khan alasanya karena ingin fokus ke konten. kalo saya alasannya karena malas. hihihi… wong konten saya nggak jelas…

    Reply

  28. Hal yang sama juga saya lakukan dengn blog saya, Mas. Beralih ke WordPress.Com setelah sekian lama ngeblog dari hosting web sendiri. Memang itulah trade-off dari semua kemudahan dan kenyamanan ngeblog di WP.Com. Tapi, karena saya merasa sekarang lebih baik fokus pada content, akhirnya saya serahkan urusan infrastruktur kepada WP.Com. :)

    Reply

Respond to this post