jump to navigation

Mak Erot vs Erotisme July 10, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
Tags: , , , ,
trackback

Terapi Mak Erot tanpa efek samping. Yang ada adalah efek ke depan!

Mak Erot, Terapinya tanpa Efek Samping!

Mak Erot, Terapinya tanpa Efek Samping!

Seorang teman yang bukan ahli bahasa mengatakan bahwa kata Erotisme itu secara etimologis berasal dari nama seorang nenek ahli pembesar alat kelamin laki-laki asal Cisolok Kabupaten Sukabumi bernama Mak Erot. Etimologi, secara sederhana, adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari asal-usul suatu kata.

Tentu saja saya membantah pendapatnya. Erotis itu berasal dari kata Erotic, bukan dari kata Erot. Jadi tidak ada hubungan antara Erotis dengan Erot sebagai nama orang. Dengan demikian Erotisme bukanlah sebuah paham tentang seksualitas yang disebarkan oleh Mak Erot. Erotisme dalam bahasa Inggris disebut sebagai Eroticism. Nah makin jelas khan tidak ada hubungan antara Mak Erot dan Erotisme.

Nenek berusia lebih dari 130 tahun ini lahir di Cigadog, Desa Caringin, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejak jaman penjajahan Jepang dahulu Mak Erot sudah terkenal sebagai ahli pengobatan tradisional alat vital pria. Mak Erot melakukan pengobatan itu secara tradisional murni dengan mantra dan doa tanpa efek samping. Ya, tentu saja tanpa efek samping, karena yang ada adalah efek ke depan! Hehehehe…

Di koran-koran kuning setiap hari kita bisa melihat iklan “pembesaran alat vital”. Ada yang mengaku cucu Mak Erot, ada yang mengaku menerima ilmu dari Mak Erot, ada pula yang mengaku sebagai Mak Erot sendiri. Mana yang benar? SAYA TIDAK TAHU KARENA SAYA TIDAK BUTUH TERAPI BERGAYA MAK EROT SEJAK DAHULU SAMPAI SELAMANYA.

Tanggal 5 Juli 2008 yang lalu Mak Erot meninggal. Begitu.

Comments»

1. Ben - July 10, 2008

posting khusus dari mantan pasien?

*lari*

2. JalanSutera.com™ - July 10, 2008

@1. Ben
tuh liat Ben lari mendekat ke cucu Mak Erot…. kekekekekk…

3. ulan - July 10, 2008

jadi sekarang udah bertambah donk ukuran nya??

4. aRuL - July 10, 2008

wah tau banyak nih… :D heehee

5. Priyadi - July 10, 2008

SAYA TIDAK TAHU KARENA SAYA TIDAK BUTUH TERAPI BERGAYA MAK EROT SEJAK DAHULU SAMPAI SELAMANYA.

tenang, tenang… gak ada yang nuduh kok :D

6. Dino - July 10, 2008

130 tahun?? Beneran tuh? Berarti seharusnya udah jadi orang tertua di dunia dong..

7. Rafki RS - July 10, 2008

“SAYA TIDAK TAHU KARENA SAYA TIDAK BUTUH TERAPI BERGAYA MAK EROT SEJAK DAHULU SAMPAI SELAMANYA”

Anehnya kenapa Mas Puji mesti menyampaikan kalimat ini ya? Jadinya memunculkan banyak dugaan dan prasangka. *kabur ah*

8. arif - July 10, 2008

Hmmm… Banyak yang kehilangan tuh.

9. Donny Verdian - July 10, 2008

Bikin kumpulan alumninya ajah. Ketuanya ?

10. Ben - July 10, 2008

Ada yang panik kayaknya… sampe perlu menebalkan dan menegaskan di sana-sini … ha ha ha =))

*siyul-siyul*

11. Hedi - July 10, 2008

ga usah bingung mau ke situ, mas…tuh on clinic lagi diskon :P

12. Deny Sri Supriyono - July 11, 2008

apa bener iya bisa besar, mas? :d *nanya mas puji

mas Hedi sampe apal yang lagi gelar diskon :d

13. Nayantaka - July 11, 2008

udah duapuluh senti belum mas?

14. Terapi Mak Erot Tanpa Efek Samping. Yang Ada Adalah Efek Ke Depan! « Tukang Ketik 2.0 - July 11, 2008

[...] Terapi Mak Erot Tanpa Efek Samping. Yang Ada Adalah Efek Ke Depan! Posted on July 11, 2008 by Tukang Ketik Terapi Mak Erot tanpa efek samping. Yang ada adalah efek ke depan! [...]

15. Anjar Priandoyo - July 11, 2008

130 tahun. Luar biasa, ada hubungan antara panjang umur dan profesinya. Hebat-hebat.

16. itikkecil - July 11, 2008

sayangnya mak erot meninggal tanpa mengumumkan ke khalayak luas siapa pewaris resminya….
*halah*

17. emyou - July 11, 2008

Baru tau mukanya mak Erot kayak gitu.

Eh.. tapi yakin nih, situ bukan mantan pasien?? Ato jangan-jangan sang pemilik blog justru pewaris resmi ilmunya??

*kabur*

18. culuntea - July 11, 2008

Wah ada blog KESAKSIAN……

19. lukmanf.com - July 11, 2008

rawat jalan gue terhenti dong yach…

20. budi sanjaya - July 12, 2008

qeqeqeqe..
kalo masih setengah jalan obat na gimana tuwh?

21. Setya - July 13, 2008

nasib pasien2nya…. kembali seperti semula :D

22. fistonista - July 13, 2008

no need to go to mak erot…. :p

23. azer - July 15, 2008

Kabarny pengobatan ala Mak Erot ini sampai tersebar ke Luar Negeri..
Banyak pasien dari Arab, Kamboja, n Maling Sia sempat berobat ke Mak Erot…

24. aadad - July 19, 2008

aduh, ‘anuku’ lemess …

mak erot meninggal ???????

‘anuku’ tambah lemesss

25. bajul - July 19, 2008

Besar & Panjang Ma’ Erot. Tahan lama on clinic

26. kangtutur - July 29, 2008
27. mg - October 15, 2008

sa bodo teuing, ini punya ku dah gede n long size. ngapain juga ke situ

28. wiwin - February 24, 2009

bener tau mak erot, punya gue sekarang sepanjang tiang listrik dan diameternya sebesar gunung himalaya…..ceuk si oneng tea!

MOLOCH - June 6, 2010

Who was your therapist: Mak Erot herself or one of her “cucus ” ? How many centimeters did you get ? Can you give-me the adress ? Thank you !

29. chandra - June 22, 2009

mak erot bohong dulu ia bener ada org jakarta namanya pak sule bangun fila deket kampung mak erot berhasil berobat dikasih sawah, dia cerita ama temen2 nya di jakarta, alhasil nyebar, dikomersilin sm anak cucunya ilang tuh elmunya, gw sekampung ma mak erot, skg jd ajang bisnis penipuan bohongggggggg klo gk yakin datang aja sama si puloh cucunya, tukang tipu abis diut loe di tipu ntr

30. ismael - October 13, 2009

kasian yg masih setengah rawat jalan…

31. ARSA - January 6, 2010

Mantan pacar gw yang dulu bisa memperbesar juga seh………jadi setiap malam minggu terapi

mangnix - February 9, 2010

gimna cara nya tu….
aq jg pengentau nie…