Kumpulin Kentut Sapi untuk Cegah Hambat Global Warming
July 12, 2008
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
Tags: efek rumah kaca, global warming, greenhouse effect, kentut, panas bumi
trackback
Kentut sapi adalah penyebab global warming
Eh, tahukah Anda apa yang ada di punggung sapi itu? Aha, Anda pasti tidak mengira bahwa yang ada di dalam tangki plastik itu adalah kentut binatang yang dikumpulin. Ah, bercanda, ya? Tidak, saya sama sekali tidak sedang mencoba membuat Anda tersenyum.
Pagi ini saya membaca situs Telegraph tentang efek rumah kaca yang disebabkan oleh kentut sapi. Ah, bagaimana mungkin?
Nah, para ahli mengatakan bahwa sistem pencernaan sapi yang lambat ternyata menjadi jawaban atas pertanyaan mengapa binatang itu menghasilkan banyak gas metana. Asal Anda tahu, gas metana itu juga banyak terkandung dalam kentut. Nah, ternyata gas metana juga potensial menghasilkan efek rumah kaca, sama seperti korbon dioksida.
Dalam upaya memahami dampak dari “angin surga” yang dihasilkan oleh sapi-sapi terhadap pemanasan global, para ahli kemudian mengumpulkan gas yang berasal dari dalam perut sapi. Gas itu dimasukkan ke dalam tanki plastik yang diletakkan di atas punggung binatang memamah biak ini.
Peneliti dari Argentina menemukan fakta bahwa gas metana dari sapi menyumbang lebih dari 30% total emisi yang menyebabkan efekrumah kaca negara itu. Sebagai salah satu negara penghasil daging sapi terbesar di dunia, Argentina mempunyai lebih dari 55 juta ekor sapi yang merumput di Pampas.
Guillermo Berr, seorang peneliti dari Institut Nasional Teknologi Agrikultur mengatakan bahwa setiap sapi memproduksi 8000 sampai 1,000 liter emisi setiap hari. Metana, yang juga dihasilkan oleh tempat pembuangan sampah, tambang batubara dan pipa gas yang bocor, ternyata 23 kali lebih efektif dalam menjerat panas di atmosfer daripada karbon dioksida.
Para peneliti di Argentina sekarang sedang melakukan percobaan diet untuk sapi-sapi itu untuk memperbaiki sistem pencernaan dan diharapkan menurunkan suhu di bumi.
Ah, gara-gara global warming, kentut sapi pun dimasukkan ke dalam tanki plastik. Ada-ada saja!
Foto: Reuters



Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Lama-lama kentut manusia dikumpulin juga nih hehe.. Tapi bukan untuk mengurangi global warming, tapi untuk membuat WMD (Weapon of Mass Destruction) hahaha..
sekarang ini merupakan artikel paling lucu yang pernah saya baca.
Aneh tapi nyata, hanya di ada di Bumi!
Huehehe, ayo rame-rame yok.. :)
semakin membuktikan kalo segala apapun yang menghasilkan gas sebenarnya bisa dijadikan bahan bakar. :D
Daripada blue energy, mari kita gunakan, fart energy!
kentut, kalau dikumpulin, akan mebentuk senyawa padat, setelah itu, untuk mengembalikan ke senyawa gas, dipecahkan, maka akan tercium kembali bau khas dari kentut itu ….. :)
ketika kita menangis, tak seorang pun peduli dengan air mata kita
ketika kita bersedih, tak seorang pun peduli dengan kesedihan kita
tapi….ketika anda kentut, semua orang menoleh kepada anda :)
Iiih, jorok, ngomongin kentut :-P
Apakah mas Puji ada niat melakukan hal yang sama, errr pada gajah :-P
#4. gagahput3ra, maksudnya bahan bakar apaan ya? Kok saya nggak ngerti.
Lama-lama nanti kentut manusia sepertinya bakalan di pajak biar kentutnya nggak keseringan dan duit pajaknya bisa dipakai untuk mencegah global warming. ha….ha…ha
Bisa jadi pencairan es jaman dahulu itu disebabkan oleh kentut-kentutnya para binatang purba yang gede-gede itu ya? kekeke
Global warming (yang menyebabkan perubahan iklim) pada dasarnya nggak bisa dicegah, hanya bisa diminimalkan dampaknya.
@9. daustralala
oh, gak bisa dicegah ya? berarti gue salah dong. anyway, thanks atas pencerahannya, Daus…
huahahaha.. lucu!!
wkwkwkw.. lucu.. mending kentutnya dikumpulin buat mensuplai PLN, biar nggak ada pemadaman bergilir..
gimana menurut loh.. :p
Isu… isu!
Kadang aku berpikir jgn2 global warming itu hanya isu yang disetir oleh kapitalis untuk mbikin laku produknya dan dimanfaatkan politisi untuk memperpanjang kariernya.
Yiuk mari!
@Rafki RS
Maksudnya Fart Energy itu “Tenaga Kentut”. Fart kan bhs Ingg.nya Kentut. :P coba bayangin kalo kentut semua orang dikumpulin disatu tempat sebagai bahan bakar. wakakakaka
@14. gagahput3ra -
kalo mau kentut, silakan ke pertamina. tampung semua kentutmu di sana. tiap kali kentut, kamu akan dibayar gopek. hihihihi…
Besok nyoba ah!
~ehTapiNantiDiomelinBoss
wah gasnya itu bisa dijadikan bahan bakar tuh…
mari kita kumpulin kentut sapi demi menjaga peradaban manusia agar tak cepat berakhir
zzzZZZZ
skalian bikinin rumah khusus buat sapi… bikin saluran udara buat ngalirin kentut ny ke tangki plastik… wkekek
PLTK=Pembangkit Listrik Tenaga Kentut.
hayo siapa mau ikut teken kontrak?ntar tender dikorup aja..klo terjadi kebocoran paling bau aja he5x..lebih aman ketimbang bocornya PLTN CHERNOBYL..
Mas… Mbok aku dikirimi gambar Kepala Sapi
Mau buat Logo…
matur nuwun sak derengipun
Santosa P Utama
sant_putama@yahoo.com
[...] sumber: Telegraph via JalanSutera [...]
[...] sumber: Telegraph via JalanSutera [...]
G BISA BAYANGIN DAH PARA ORANG2 HEBAT YANG NGUMPULIN KENTUT SAPI ENTU……”APA KATA DUNIA”…..DIBAYAR BERAPA SIH MAS!!!!!……lo boleh berpartisisapi, lebih dari 50x aku kentut tiap hari…100% ak ikhlas memberikan kentutku demi global warming….heeee
kalo begitu mari sodara2 sekalian kita giatkan makan gulai sapi,byar persediaan sapi d bumi gantian yang menipis……………
wekekekeke…..
lucu
wah keren yaw,, Wakakakaka…..
Wahahahahaha. Berarti sapi itu bahaya yah. Kasian amat para sapi2 di larang kentut. wahahahahahahahaha