Bukan dimatikan, tapi pilihlah acara televisi yang meperkaya batin dan otak kita
Ya, jangan matikan televisi. Jika sebuah acara televisi tidak mempunyai muatan pendidikan, bukan televisinya yang harus dimatikan. Carilah channel lain yang lebih berbobot.
Sinetron yang penuh dengan makian kasar, tangisan cengeng dan aksi di luar logika memang sebaiknya tidak dikonsumsi. Acara kontes nyanyi amatir antarkecamatan yang dimulai sejak maghrib sampai tengah malam memang harus dienyahkan dari ruang keluarga. Acara humor yang sering menghina orang dengan cacat tubuh juga harus hengkang dari layar kaca. Pun acara lawakan yang lebih sering mempertontonkan lelaki menggunakan pakaian wanita juga sebaiknya hilang dari pandangan kita.
Tapi, di luar itu semua televisi masih memberikan informasi yang kita butuhkan. Berita seputar korupsi yang dilakukan oleh wakil rakyat dan hamba hukum harus terus dipantau lewat televisi. Informasi cuaca pun sebaiknya tidak lepas dari perhatian. Televisi bukan hanya alat hiburan semata. Lewat kotak kaca ini kita juga bisa belajar tentang alam, kehidupan satwa dan tumbuhan, ilmu pengetahuan, ruang angkasa dan lain-lain.
Jadi, jangan matikan televisi pada 20 Juli 2008 nanti. Mematikan televisi selama SATU hari saja dalam setahun, namun selama 364 hari lainnya kita terus menonton acara sampah adalah sebuah tindakan naif. Silakan terus tonton televisi yang programnya memperkaya batin dan otak kita. Betul, acara sampah seperti sinetron itu memang harus dihindari, tidak hanya pada tanggal 20 Juli itu, tapi juga sampai kapanpun. Mari kita lebih selektif memilih acara. Silakan tonton televisi kapanpun juga.



Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Posted by Pipit on August 4, 2008 at 22:16
Kalau ada yg bilang JANGAN MATIKAN TV PADA TGL 20 JULI. justru anda yg naif. Kalau anda bisa membuat pertelevisian indonesia lbh brmutu,tunjukan dgn cara anda.jangan melarang aksi kritik kami. Inget bung. . .negara kita udah gak butuh konseptor tapi butuh PRAKTISI!!!.
Posted by Pipit on August 4, 2008 at 22:11
Aksi 1 hr tanpa tv (20 juli) itu ajakan supaya keluarga membawa ank2nya keluar rumah untuk bermain.byk permainan yg sudah terlupakan krn sbuk menonton tv.sperti main karet,dampu,petak umpet,kuda tomprok,galasin,petak ubi dll.smua itu trgantikan dgn tv,dgn playstation.jadi aksi 1 hr tanpa tv gak bs dblg naif..karena ini suatu kritik dr kelmpok kecil untuk memperingatkan bahaya tv.kalau tdk ada kritik dapat dbyangkan tayangan televisi akn seperti apa
Posted by monsster on August 2, 2008 at 23:46
Ah emang ga bagus tuu sinetron2!!
Kerjanya nangis, nangis, nyiksa2, cinta2an..
Ekstrim banget lagi yg baik baikkkk banget sampe kaya orang bego saking baik dan tabahnya, yg jahat jahhattt banget.. Heran kok masih ada yg mau nonton sinetron indo..
Posted by Zulfi on July 30, 2008 at 22:59
Tv boleh mati. Tp, ngeBLOG ttp harus jalan…
Alhamdulillah,skg saya udah merasakan bgmn nikmatnya ngeblog. Hingga nonton tv-pun jd ga penting lagi.
Posted by subejo on July 25, 2008 at 05:23
gw nonton cuma METRO TV, bukan promo, tapi emang isinya berbobot, mendidik, membuka wawasan.
Ya, emang orang indo paling gemar nonton yang kek gituan. yang jualan mimpi seperti:
“orang miskin terus dapet jodoh orang kaya” , “”balas dendam”
nah orang TV ngangeo ini pasar.
Orang pemerintaan GAK punya pendirian, gak ada aturan yang jelas, gak punya arah mau kemana mendidik moral bangsa ini.
Posted by Dhimas on July 22, 2008 at 18:35
Setantron memang sampah… Ceritanya gag jelas.. haks..
Posted by Catra on July 22, 2008 at 15:35
kontradiktif dengan apa yang dikampanyekan di media, hehehe
Posted by japspress on July 22, 2008 at 12:19
Setuju!!! Apa Kabar Indonesia-nya TV-One salah satu tontonan yang menarik, menghibur dan berbobot yang masih tersisa di kotak yang katanya “stupid box” itu. salam -japs-
Posted by kucingkeren on July 21, 2008 at 16:24
wah setuju banget tu mas..Kenapa harus tg 20 juli saja, kalo isi programnya sampah semua.. Lebih baik langganan channel asing deh…
Posted by Suwahadi on July 21, 2008 at 12:41
Achh…, mending nonton ISL (Indonesia Super League) saija…
Main bola pake jurus kungfu, taekwondo, dll
Olahraga yg juga melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemain, penonton, sampai aparat TNI.
Lebih menghibur and seru tuch, hehehe… :)
Posted by anggara on July 21, 2008 at 09:38
kalau enggak ada yang bagus bagaimana?
Posted by isdiyanto on July 21, 2008 at 09:35
waspadalah sama teve…
Posted by venus on July 21, 2008 at 08:25
saya anti-sinetron :D
Posted by nenyok on July 20, 2008 at 10:27
salam
TV yak rasanya sudah mulai tergeser dengan ngenet ria :) eniwei pandangan bijak, tak ada yang salah dengan TV karena para pengusaha media inipun punya alasan dan motif yang tak bisa disalahkan juga, saya setuju ya tergantung kitanya pandai memilih dan memilah. Seep deh !!!
Posted by incriv on July 20, 2008 at 10:06
daripada nonton tv, mendingan ngenet.. :D
acaranya bener2 ga da yang mendidik.. kasian ade2 ku,, masih SD udah suka nonton sinetron..
Posted by mancung64 on July 20, 2008 at 05:26
TV itu,dibuat oleh manusia dan dibeli oleh manusia juga, kenapa manusia harus diperbudak TV ?
Posted by hariadhi on July 20, 2008 at 01:17
alhamdulillah, gw sampe sekarang masih idup aja tuh, udah 6 bulan ga nontong tipi. :lol:
Posted by Hasyim Ibrahim on July 20, 2008 at 00:22
Nonton tv boleh2 aja, tapi lihat dong acaranya harus berbobot yang menambah wawasan dan memberi hikmah untuk kehidupan sehari-hari, sehingga kita bisa mempersiapkan sesuatu yang lebih baik untuk esok harinya. Ya gitu deh…
Posted by wongkeban on July 19, 2008 at 21:58
:) Tulisannya bagusss
Tapi… kok judul sama tulisan kyknya g singkron yaaaa
:)
Posted by Adji Wigjoteruna on July 19, 2008 at 18:33
hehe…
kirain apa :lol:
tp coba kita selidiki, kenapa acara2 seperti itu malah rating-nya tinggi? siapa yang salah?
Penontonkah? Rumah Produksi kah? atau Perusahaan Penyiaran [Televisi] kah? :roll:
Posted by bajul on July 19, 2008 at 16:07
TV saya mati otomatis karena PLN padam, giliran gitu.
Posted by andiku on July 19, 2008 at 14:57
gimana mau dimatikan to mas, lha wong rumah saya itu tiap malem listriknya itu byar pet terus tiap malam. gimana mau dimatikan to mas?? belum dimatikan udah mati sendiri.
kalo bulan lalu ada jadwal Euro di TV lah sekarang sudah ada jadwal Pemadaman bergilir ditempat saya..
Posted by fisha17 on July 19, 2008 at 14:52
Nonton tvri ajah..
Posted by budimeeong on July 19, 2008 at 12:34
sudah mati dalam beberapa hari ini, gara-gara PLN
Posted by Ly on July 19, 2008 at 11:46
mang hari itu ada apa yaacch…. *OON set Mode* :D
Posted by Virus M413S? « T h e H e r m a w a n o v on July 19, 2008 at 11:43
[...] lemah, lesu, lunglai, loyo, letoy, lungkrah & low batt. Setiap pulang kantor bawaannya nonton TV, kalo nyamperin leptop palingan juga blogwalking sebentar aja. Dan salah satu imbas dari [...]
Posted by halaqohqu on July 19, 2008 at 11:41
internet gimana mas..? bahaya juga looo
Posted by qizinklaziva on July 19, 2008 at 11:22
tiga hari lalu, tipi dah saya matikan karena antenanya rusak :)
Posted by zal on July 19, 2008 at 11:18
::yg buruk belum tentu buruk, yg baik bagimu belum tentu baik…
yg jelas ebgga ada yg sia-sia, siapa tahu sampah mengandung sesuatu yang bermanfaat…rugi sendiri menjadi lalai dari informasi yang dikemas dalam bungkus yg jelek namun isinya mas murni…
Posted by edison76 on July 19, 2008 at 08:50
setuju!!! Sebentar ya, ajakan mas saya cobain…(ambil remote TV)…
Wah, Indosiar sedang infotainment..coba saya ganti ke RCTI (tekan rombol remote)….wah lagi sinetron… SCTV? (tekan tombol remote) duh.. lagi-lagi infotainment.. TransTV? (remote beraksi lagi).. alamak… sinetron juga… MetroTV? (remote mulai ngambek krn dipencet terus gak ada istiratah).. duh cuma ada berita Jaksa ditangkap akibat suap…. (dan seterusnya)
Gimana nih mas? Apa yang mesti ditonton? Untung saya masih ada parabola sehingga bisa lihat berita dari dunia finansial, discovery channel, national geographic, dll….. tapi yg gak punya parabola bagaimana ya?
Edison on janganserakah.com
Posted by syahrizalpulungan on July 19, 2008 at 07:51
tgl 20 besok tuh….sepertinya sayang matiin tv enggak bisa lihat perkembangan Indonesia melalui media televisi….
kalau detetepin tanggal 20 juli serentak matiin tv ada positifnya kwh listrik berkurang hehehehe….
Posted by sufimuda on July 19, 2008 at 07:33
nonton berita aja ah :-)
Posted by ramdani1428 on July 19, 2008 at 05:17
Matikan TV, nyalakan DVD :)
Posted by Andra on July 19, 2008 at 04:20
mas puji, saya gag ngerti nih..
ada isu apa ya?
Posted by kamt! on July 19, 2008 at 01:47
Tapi khan seringkali dari sekian banyak stasiun yang di munculkan programnya itu-itu saja, hampir seragam lagi. Jadi apa harus kita nonton tv pas berita saja :D
Posted by dave on July 19, 2008 at 00:08
walah, piye toh
PLN lagi krisis listrik ini malah ngajak jangan matikan TV
Posted by mas shanny on July 18, 2008 at 23:30
Siap mas, saya kerjakan!
Soal acara di TV, bukan hanya soal sinetron yang sampah aja, tapi banyak juga acara lain yang tidak bermutu dan cenderung lebih memojokkan pihak tertentu.
Stasiun TV lebih suka memberikankan tentang kesalahan negeri ini, tentang kesalahan orang-orang kecil, tentang kesalahan para koruptor, tapi….
TV juga jarang memberikan apa yang patut kita banggakan sebagai orang indonesia. Masih banyak juga yang bagus-bagus yang layak untuk kita ketahui.
Terkadang pemberitaan di TV juga bisa membuat kita masyarakat jadi tambah bingung alias tambah pusing bila harus menganggapinya semua itu.
Jadi yang paling bagus tuk kita liat di TV, yah ga ada lagi kecuali acara hiburan kalo ga musik yang paling lawakan aja, biar kita bisa tetap tertawa menghadapi kehidupan ini.
Wassalam
Shanny Ratman
http://shannypersonalblog.wordpress.com
Posted by arif on July 18, 2008 at 23:29
TV ???? ………
untung di kos ,gw ga punya …….
maklum anak kos……..susah cari duit …….
kerja ….plang jam 7 mlm lngsung tidur n kerja lg …..
kpn nontonnya ????
Posted by Prabu Pandu Asakura® on July 18, 2008 at 23:10
@ Usamah
Oo… channel TV yang berkualitas itu banyak. Tapi, sepertinya itu kurang menjual karena masyarakat Indonesia lebih suka shitnetron-yang-banyak-marah atau humor para grown-up yang diramu dengan baik sehingga sisi amoralnya seolah tidak ada. Makanya, sekarang channel TV yang menyajikan sedikit shitnetron banyak pengetahuan, rating pemirsanya kalah dibandingkan channel TV yang sedikit pengetahuan banyak shitnetronnya. TV sekarang kan sudah menjurus ke komersial, meskipun harus mengorbankan masa depan. ;)
Ini komen satir, lho. Jangan terlalu serius. :P
Posted by Alex Santosa on July 18, 2008 at 23:05
matikan tipi, dengarken radio http://radioclinic.com/2008/07/04/dengarkan-radio-anda-selamatkan-lingkungan/
Posted by gundala on July 18, 2008 at 23:00
Untungx aku dr jaman purba dl gak suka ma sinetron..ntnan bulshit sedunia th
discov, hbo, axn, starmov, debat, republik mimpi..pokone metro ma tv one + sctv paling favorit
chenel tipi dangdut spt ma tipi banci q ogah
Posted by simong on July 18, 2008 at 22:36
sudah 2 tahun saya tak melihat TV, meski hidup di Jakarta.
selain acaranya yang benar2 tidak mendidik, masalahnya adalah saya memang tidak punya TV. karena buat apa beli TV kalo acaranya sinetron2 yang tak bermutu namun laku.
yah daripada nonton TV lebih baik uang beli TV dibuat untuk nonton Teater, Ketoprak, wayang, jaran kepang, reog, pagelaran tari dan masih banyak lagi pertunjukan kebudayaan kita yang memang perlu kita apresiasi. nanti aklo kebudayaan kita diaku negara lain , kita marah. makanya cintailah kebudayaan kita. kalo bukan kita, siapa lagi.
Posted by Usamah on July 18, 2008 at 21:46
Saya setuju mencari chanel TV yg berkualitas, tapi adakah??Mending meresapi aja, mengapa TV itu merusak mental kita, anak kita?? Kemudian jika itu udah kita ketahui, dg sendirinya TV/ketergantungan itu lenyap.
Posted by Koran Saya on July 18, 2008 at 21:05
Buat saya sih tidak terlalu masalah karena hari Minggu acaranya tidak terlalu bagus.
Posted by jarwadi on July 18, 2008 at 20:29
iya seh, banyak banget acara tv yang ngga mutu, tapi masih ada juga stasiun tv yang ngga jelek2 amat
TV one sama METRO TV ngga jelek2 amat, banyak informasi edukatifnya
Posted by restava on July 18, 2008 at 20:06
yak,setuju! acara TVsekarang enggak ada yang bagus, lebih baik buat acara sendiri :) Salam kenal!
Posted by Prabu Pandu Asakura® on July 18, 2008 at 19:46
BTW, TAKA: Tipi Aing Kumaha Aing. :P
@ Hedwig
Er… nonton Naruto? Saya kan sudah bukan anak-anak, jadi sudah legal melihat kartun remaja itu. :P
Posted by Prabu Pandu Asakura® on July 18, 2008 at 19:40
Saya kalau minggu lebih suka liat Vu du Ciél di Me**oTV. Dan sehari-hari biasa melihat acara Archipelago dan semacamnya.
Shitnetron? Apa itu? :mrgreen:
Posted by khyangan on July 18, 2008 at 18:50
betul banget coii… sampah hanya berguna buat kompos jika kita pandai memilah
Posted by hanny on July 18, 2008 at 18:01
saya suka nonton si Bolang. Bocah Petualang :D
Posted by arjuna on July 18, 2008 at 17:56
di saat krisis energi..malah ngajak memboroskan energi :(
Posted by dobelden on July 18, 2008 at 17:12
dan artinya emang kudu dienyahkan semua siaran televisi bila saat tersebut gak ada pilihan yg sehat buat otak :)
palagi minggu film kartun hilir mudik
Posted by adipati kademangan on July 18, 2008 at 17:03
mario teguh tayangan ulang di O channel bagi yang ndak sempat melihat. Hari minggu toh …
Posted by Hedwig™ on July 18, 2008 at 16:57
terus nonton apa, secara liga inggris kembali ke pangkuan Astro :(
Posted by Anang on July 18, 2008 at 16:37
tipi2 saya sendiri kok… hahaha
Posted by JalanSutera.com™ on July 18, 2008 at 16:11
@10. Pribadi
acara hari minggu, 20 Juli 2008 yang saya rekomendasikan:
12.30 WARISAN YANG TERSIMPAN DI SIJUNJUNG, 14:05 EARTH FROM ABOVE, 15:05 KICK ANDY: PENCULIK DI SEKITAR KITA di MetroTV, ——- 07:30 Cerita Anak, 11:45 Jelang Siang di TransTV.
Belum lagi kalau Anda punya televisi kabel. Saluran National Geographic, Discovery Channel, Animal Planet dan sejenisnya sepanjang hari menampilkan acara yang memperkaya otak. Jangan bakar lumbung Anda hanya untuk membunuh seekor tikus.
Selain itu bukankah setiap hari televisi juga menyiarkan acara keagamaan pada pagi hari? Di siang hari juga ada acara siraman rohani untuk umat Kristen/Katholik, kok. Acara seperti ini pasti direkomendasikan untuk ditonton oleh golongan yang menganutnya. Lalu, jika ada siaran langsung olahraga. Itu juga bagus kok. Asal bukan smackdown, ya…
Posted by aRuL on July 18, 2008 at 15:42
wah pilihan bijak. berlawanan dengan ndorokakung nih :D hehehe
Posted by hardin on July 18, 2008 at 15:22
semua ajakan oke-oke aza demi kebaikan kita semua. Nah, tinggal diri sendiri pigimana nanggapinnya……. mau ikutan? ato ada alternatif lain? hehehe…. win win solution
Posted by Pribadi on July 18, 2008 at 15:16
punya rekomendasi acara yang bagus beserta jadwal tayangnya ga?
jangan-jangan cuma bisa bilang acara yang berkualitas tapi kagak tau yang berkualitas tuh yang mana :)
Posted by fistonista on July 18, 2008 at 13:16
gak ngaruh ah….kurang nendang kampanye-nya….maksudnya kampanye sehari mematikan tv-nya lho ya…. hehehe
Posted by fistonista on July 18, 2008 at 13:16
gak ngaruh ah….kurang nendang kampanye-nya….
Posted by mymoen on July 18, 2008 at 13:05
Himbauannya sih udah oke. Benar juga pa yang mas bilang..
Apalah artinya 1 hari, tapi hari2 lainny kita tetap disajikan dengan siaran yang “kurang” berkualitas.
Posted by ulan on July 18, 2008 at 12:52
jadi yang bener matiin apa enggak di matiin to kang?? gimana kalo kadang mati kadang idup ya seperti hari hari biasa nya..
Posted by Donny Verdian on July 18, 2008 at 12:51
Ndagel iki. Berkebalikan dengan Ndoro :)
Posted by Nayantaka on July 18, 2008 at 11:52
Jangan matikan tivinya, jual aja …
Posted by itikkecil on July 18, 2008 at 11:41
kalo soal berhenti nonton shitnetron, dari dulu saya sudah berhenti….. tapi paling tidak berhenti nonton sehari membuat konsumsi listrik mungkin akan berkurang :D
Posted by jojo on July 18, 2008 at 11:39
Hmm. kayaknya matiin tv satu hari ini kan, seperti ajakan saja.
Saya sendiri sudah diet tv lebih dari setahun ini. Hampri nggak pernah nonton tv. TV mati terus, anak-anak, istri jg nggak nonton tv. Paling maksimal seminggu 1-4 jam tv nyala, pas weekend aja.
Pengaruhnya : pikiran lebih tenang, dan fokus, jauh dari polusi informasi. Prinsipnya : kalo nggak ada tv, koran, majalah juga, hidup kita biasa aja kok.
Jadi cobain deh. Hidup tanpa TV.
Posted by spidolhitam on July 18, 2008 at 11:33
yang dimaksud ni? debat calon gubernur jatim?