Ucapan Terima Kasih Seharga Rp.12.400.000 itu July 29, 2008
Posted by http://jalansutera.com™ in Blog.trackback
Mahluk langka di bandara kita
Saya menemukan iklan di atas tampil di KOMPAS halaman 3 kemarin (28/7). Iklan BW itu sederhana saja bentuknya. Isinya pun cuma ucapan terima kasih belaka. Banyak iklan ucapan terima kasih yang sering kita baca di media massa.
Tapi yang ini lain.
Syahdan, Sanders Koswara dari Bandung kehilangan dompetnya ketika naik penerbangan Thai Airways. Ah, ini hal yang manusiawi khan? Ketika suasana ribut dan silang sengkarut, kita sering lupa meninggalkan barang milik kita. Entah itu dompet, handphone, buku, ballpoint atau barang mungil yang lain. Oalah, dompet Sanders tertinggal di pesawat.
Sanders pasti berpikir dompetnya itu akan hilang selamanya. Namun, tidak demikian adanya. Dompet itu kembali ke tangannya utuh, tanpa ada isinya yang menguap. Ini mengherankan. Jangankan dompet yang kecil (tapi biasanya isinya justru sangat berharga), tas koper pun sering digerayangi oleh tikus di Bandara kita.
Ah, tidak sia-sia juga kiranya Sanders memasang iklan setinggi 100 mm dan selebar dua kolom ucapan terima kasih seharga Rp.12.400.000 itu. Berderet nama orang disebut Sanders sambil mengucapkan terima kasih. Dari mulai Airport Service Manager (dari namanya dia kelihatannya dari Thailand, ya?) sampai Security Officer disebutnya seraya memohon agar Tuhan memberkati orang-orang yang baik hati itu. Dan Thai Airways pun mendapat pujian, khan? Wooo… ternyata masih ada orang jujur di negeri ini, ya? Pasti mereka mahluk langka, khan?
Anda pernah mengalami hal seperti yang dialami oleh Sanders? Atau justru barang Anda raib tak berbekas di terminal, airport, angkot atau tempat umum yang lain?


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.
Lha, isi dompetnya itu daftar penerima aliran dana BI je…
kalau ketauan KPK bisa berabe, Om..!
:P
Hmmm iklan model baru ;-)
ah, paling cuma kong kali kong aja.
sebenarnya orang sini tuh baik-baik kang,
kecuali yang kagak baik.
Kok Mas Puji tahu kalo harganya 12,4 juta? Gimana cara ngitungnya?
@4. Vincent Teo
Harga per milimeter kolom iklan di harian itu adalah Rp. 62.000. Lebar iklan itu 2 kolom. Tingginya 100 mm. Jadi, total harganya adalah 2 kol x 100 mm x Rp.62.000 per mmk. Total jendral Rp. 12,4 juta. Ini masih harga gross sih.
Thai Airways kan ya?? hehe yaaa bisa dimengerti lah.. btw saya malah tertarik dengan nama belakangnya, Koswara. Di Jawa Barat ada nama keluarga yang sama, sangat terkenal dan kaya raya bo.. MUngkin mas Puji juga tau deh.. buat mereka harga terimakaish itu bukan apa-apa lah… tapi saya salut, cara mereka menghargai kejujuran…
konspirasi iklan? halah senengannya suudzon, dasar saya!
jarang tuh dapat pengalaman sperti itu…
biasanya pengalaman yg mengenaskan..hehe..
Sanders?
Kayak nama blognya Sandra Dewi :D
kalo pengalaman ga mengenakkan masuknya ke surat pembaca pak, dan gratis.
Ada ga ya pengalaman ga enak tp bikin iklan? rugi dua kali dong :)
pas ortu pulang haji…. ada koper yang terbawa terbang sampai makasar kembali utuh setelah 1 mingguan di Asrama haji tanpa kurang apapun….. beda kasus ya ??…..
wah wah…. ada apakah dalam isi dompetnya?
Langsung cek isi dompetku sekarang : sim C, GFF, kartu asuransi, uang sar700an. Kartu lain masuk tas karena jarang dipakai…
Jangan-jangan itu orang Thai Airways-nya sendiri.
Atau Mas Puji juga orang muangthai ? Hihihi
wuih… ckckckckckck…
lah, ini yg namanya menghargai kejujuran..
salut bwt sanders koswara,, ;)
…yang bayar siapa ya?
masih ada orang berbudi :)
pernah ga ada ucapan terimakasih buat Garuda, Buraq, Sriwijaya air …
That’s good, itu perlu dicontoh oleh kita semua OK…
Dan gak lama lagi Indonesia bakal jadi negara yang maju…
CAW…
Kalo betul itu iklan dan itu kejadian, maka:
1. Isi dompetnya pasti lebih dari 12,4 juta, mungkin malah seharga pesawatnya :-)
2. Dompetnya kurang 12,4 juta, tapi lagi ada diskon iklan terima kasih 50% :-)
Mas kalo ditempat sampeyan, dengan ukuran yang sama, harga iklan itu berapa ya?hehehehehe…..
Senangnya kalo di kereta, metromini, bajaj, angkot, ojyek, bemo, dll kita kehilangan dompet, tapi dikembalikan tanpa ada satupun yang berkurang. Pasti saat itu semua orang dikendaraan itu punya harga diri yang tinggi untuk gak mengambil barang yang memang bukan haknya. Salam -japs-
Mungkin yang menemukan ga tau sama uang!
Biar anggota DPR semua begitu supaya engga korupsi.
wah nama maskapainya semakin berkibar ;)
wow. *speechless*
“SPECIAL THANKS TO AD*M AIR, yg telah memberi petualangan menegangkan pada kami mulai dari Take off gagal, landing darurat hingga kengerian kecelakaan di laut sulawesi”, mungkin gini kali ya kalau ada iklan buat maskapai kita?
Ya sudahlah, yg penting dompet ketemu ( ntah apa isinya ) uang segitu banyak apa gak lebih baik kasih sekolah rusak aja biar dibagusin…Oh mungkin dia dah keseringan nyumbang kali.
Yah pcuma pasang iklan d kompas. Org yg bersangkutan gag bs ngliat. Pasang di Thai post napa
hahaha… saya juga sempat tertaik dengan iklan tersebut. Karena emang jarang muncul iklan seperti itu…
Mungkin juga pas ada alasan untuk mempromosikan diri di media massa , Pak..
saya pernah kehilangan tas beserta isinya, tapi ternyata semuanya tersimpan rapi. Terharu juga bahwa masih banyak orang yang mau seperti mereka. Biasanya kan udah disuruh nebus berapa rupiah :)
He he… makin canggih aja cara beriklan sekarang.
semoga makin banyak aja orang jujur di dunia yang fana ini.
dulu adik saya pernah kehilangan dompet (kemungkinan jatuh pas naek motor). dan Alhamdulillah, dompet tersebut kembali ‘utuh’ diantar seseorang ke rumah. Leganya…
Hebat…
Baru kali ini saya melihat ada orang yang berterima kasih sedemikian rupa^^
isi dompetnya apa ya?
jadi hati2 nih klo ke airport, ntar klo ilang harus rela 12.400 bla bla nya untuk ngucap terima kasih dong.
weleh itu cuma permainan bisnis ya bro, jgn mudah percaya.
tapi efek positifnya masyarakat yg baca iklan itu bisa termotivasi untuk bertindak lebih jujur.
waw salut.. ternyata masih ada yaa orang2 baik seperti mereka..
Coba ada pejabat yang uang korupsinya dikembalikan 100%. Saya akan rela membuat reklame seperti berikut ini:
Terima kasih yang sebesar-besarnya dihaturkan kepada Bapak/Ibu “Si Anu”
Yang telah mengembalikan uang negara. Setelah berpikir dan berdoa ternyata mencuri uang yang bukan miliknya, apalagi milik rakyat yang masih dihimpit kesulitan ekonomi adalah perbuatan nista dan rendah yang patut dilempar ke api yang tidak pernah padam.
Dengan pikiran di atas maka mengembalikan uang rakyat sebesar ****** juta/milyar/trilyun rupiah adalah jalan terbaik untuk dilakukan.
Semoga kesalahan beliau diampuni rakyat Indonesia dan berkah ibadahnya diterima oleh sang pencipta.
Tertanda: *******
Kalo nemu dompet tanpa ngambil isinya pernah…
padahal uang ratusan ribu…
tak balikin 100%…. rasanya lega banget.
itulah harga sebuah kejujuran buat thai airways ckk..cck..cckk
saya pernah nemu dompet ndak ada identitas, ada uangnya lumayan besar pada saat itu, kejadian tahun 1993 di bis AKAP, rekan-rekan ada yang pernah merasa kehilangan? saya pengen dapat iklan ucapan terimakasih, lumayan buat dikenal masyarakat dan ada parte yang nyalonin saya jadi bupati atau walikota….. :) atau sejenisnya
Hareeee geneee ga nyangka masih ada yg jujur.
Tapi iklan itu beneran mas?????Terbukti ga???Ato jangan2 strategi periklanan yang baru niy ^.^
Salam kenal
klo di indo gmn yak ?!?!
keknya iklannya lebih panjangg…& bukan ucapan terimakasih, tapi permohonan agar dikembalikan dompetnya, & diberi imbalan :P
dulu sih pernah ketinggalan di taxi burung biru itu kembali dengan selamat sehat walafiat.. pernah ketinggalan di taxi yang putih itu, ga balik sama sekali.
kalo di tempat umum sih belum pernah, tapi rasanya bakal wassalam deh itu dompet.. hihihi
Wah, Thai Airways dapat promosi gratis 2 kali. Satu dari iklan di Kompas, satunya lagi dari blog ini. Hehe.
Seoarang teman pernah mengalami hal yang mirip. Tapi posisi yang bertolak belakang dengan Sanders Koswara. Tiga tahun lalu di Jogja, saat mau ambil uang di ATM, teman kaget karena tahu-tahu di mesin ATM sudah keluar uang sebanyak Rp 1 juta, padahal kartunya belum masuk. Berarti ini milik pengguna ATM sebelumnya.
Persoalannya, butik ATM disitu adalah yang teramai di Jogja. Sementara siapa di depannya, ia sudah tidak ingat. Mau teriak, apa malah semua orang mendadak empunya uang itu. Mau dikasihkan bank, apa iya pegawai bank bisa dipercaya.
Akhirnya, ketemu cara. Temanku pasang suara pembaca di KR. selang 3 hari, setelah banyak diaku penelpon yang sekadar mau ambil kesempatan, ketemu orang yang tepat.
Saya pernah sewaktu masih kuliah di Jogja, dompet hilang di jalan ketika naik motor, dan lumayan juga jarak yang ditempuh ketika sudah sadar baru hilang.
Cukup stress juga soalnya walaupun duitnya standar pegangan mahasiswa, tapi semua kartu mulai ATM, KTP, STNK, SIM, Kartu Tanda Mahasiswa dll ada disitu. Sempat pasang pengumuman mulai kertas tempel dan titip di radio tapi hasilnya nihil.
Beberapa hari setelah akan ngurus surat-surat baru berhubung lagi persiapan KKN, akhirnya ada teman yang SMS waktu main ke fakultas kedokteran, katanya ada pengumuman ditemukan dompet atas nama saya. Rupanya orang baik yang nemuin itu bingung mo balikin ke mana dompet tersebut, berhubung di identitas semua alamat Makassar :), bukan Jogja, yang pasti Jogja cuman KTM UGM, nah dia bela-belain anterin aja ke tata usaha di FK, yang bukan fakultas saya.
Pas ngambil dari Bapak Tata Usaha tadi, Bapaknya juga bilang orang yang nemuin gak ninggalin identitas atau kontak apa-apa. Hmmm.. ngucapin terima kasihpun gak bisa, saya cuman bisa berdoa semoga amal ibadah orang yang nemuin dan Bapak sebagai perantara diterima dan dibalas jauh lebih besar oleh Allah Subhanawata’ala.
service yang oke banget dari thai Airways tuh..
indonesia pasti maju kalo banyak orang kaya gitu,,,
isinya pasti lebih dari 12 juta kang….hehehe…
tapi, sikap seperti ini jangan ditiru ya,,,bisa miskin kilat nanti…
Tak perlu sampai dipampangkan nama saya spt itu jika saya mengembalikan barang milik org lain, tapi kalau dibegituin syukur.. :lol:
Tapi, perilaku utk mengembalikan kepunyaan org masih saya temukan koq..
Senang sekali bisa berbuat baik..
:)