jump to navigation

Situs Web2.0 untuk Pelajar Malas tapi Kaya September 17, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
trackback

Semoga tulisan ini tidak dibaca oleh Rendra, keponakan saya yang malas mengerjakan PR.

Ehm, tersebutlah sebuah situs bernama StudentOfFortune.com. Situs ini tidak berbeda jauh dengan Yahoo! Answers. Ada orang yang bertanya, ada orang yang menjawab. Tapi, ada bedanya antara StudentOfFortune.com dan Yahoo! Answers. Situs milik Yahoo! tidak mengenakan biaya untuk jawaban yang diberikan oleh pengunjung yang lain. Semua orang boleh melemparkan pertanyaan dan mempersilakan orang lain menjawabnya.

Sementara itu StudentOfFortune.com justru memberikan uang untuk jawaban atas pekerjaan rumah (PR) yang dilemparkan oleh pelajar. Lho, gimana cara kerjanya?

Begini. Jantung dari layanan StudentOfFortune.com adalah formulir pertanyaan. Di sinilah orang seperti Rendra bisa menanyakan jawaban atas PR yang diberikan guru. Tentu saja tidak gratis. Saat mengirimkan pertanyaan, si pemalas ini juga harus menyebutkan berapa besarnya uang yang ditawarkan kepada orang yang memberikan jawaban. Jika ada orang yang bisa menjawab PR itu, transaksi bisa dijalankan. Si pemalas mendapatkan jawaban atas PR-nya. Si pintar mendapat uang atas kecerdikannya. Dan StudentOfFortune.com mendapatkan fee karena dia berperan sebagai calo. Halah!

Apakah ini layanan yang bagus? Well, saya tidak bisa menjawabnya secara hitam dan putih. StudentOfFortune.com bisa berguna bagi siswa yang memang sedang buntu otaknya ketika mengerjakan PR. Alih-alih bertanya ke manusia yang lain, dia bisa melemparkan pertanyaan (dan juga dollarnya) ke orang lain lewat layanan Web2.0.

Tapi, bagi si pemalas seperti Rendra, StudentOfFortune.com bisa menjadi candu yang menyebabkannya semakin malas belajar. Jika punya uang, ngapain repot-repot mengerjakan PR. Suruh saja orang lain mengerjakannya dan bayar saja. Beres, khan? Begitu pikir si pemalas.

Duh, moga-moga Rendra tidak bisa mengendus keberadaan StudentOfFortune.com. Awas kalau ada yang memberitahu dia!

Comments»

1. rendra, ponakan yang malas mengerjakan PR - September 17, 2008

makasih om..dah ngasih link yang berharga buat saya.. hehe

2. Donny Verdian - September 17, 2008

Mas, bukankah kalau ada orang yang rela mbayar demi jawaban seperti itu adalah juga makna pendidikan itu sendiri meski terselubung?

Maksudku, ketika kita belajar untuk “menyuap” orang untuk membantu kita, itu sudah lebih dari cukup untuk kita hidup di dunia yang nyata meski ya… tak terlalu baik dan barangkali berdosa :)

3. spydeeyk - September 17, 2008

langsung ke TeKaPe..

4. aRuL - September 17, 2008

tapi untung yang menjawab dong :)

5. Alex Budiyanto - September 17, 2008

Dari segi bisnis ini menarik, karena banyak orang mendapatkan manfaat dari kepintaran-nya.
Soal malas, kalau memang sudah malas, walaupun nggak ada layanan ini, kan bisa saja nyuruh orang lain untuk ngerjain PR-nya.
Just IMHO :-)

6. Daus - September 17, 2008

Menarik, euy. Tapi tidak mencerdaskan tentu saja.

7. Yeni Setiawan - September 17, 2008

Tinggal menunggu versi Indonesianya :D

8. Blogger-Holic - September 17, 2008

bisa jadi ladang internet bisnis baru nih.. hhaha

9. spidolhitam - September 17, 2008

yang kaya makin kaya karena sekolah dapet nilai bagus terus, dapet pekerjaan bagus, dan hidup bahagia, yang miskin tetep miskin karena income cuma dari ngerjain PR anak-anak kaya :P

10. inYong - September 17, 2008

makin hari orang makain kreatif tuk cari duit.

11. avartara - September 17, 2008

Wah itu sangat membantu Pak,… Apalagi bagi sesorang yang lebih suka belajar secara otodidak, namun akan menyesatkan jika dislahgunakan bg para pemalas

12. Muda Bentara - September 17, 2008

Teknologi yang makin lama makin menjadi-jadi ya …

13. Ogi - September 17, 2008

waks kreatif bangettt. seruuu

14. Catshade - September 17, 2008

Yang pertama kali kepikiran sama saya kok malah sisi positifnya ya: Yang malas bakal makin malas karena tinggal membayar untuk penyelesaian PR-nya (dan kalau begini terus kemungkinan besar nantinya ia gagal dalam hidup), sementara yang pintar bakal makin rajin karena ia termotivasi untuk mengerjakan lebih banyak soal demi duit. Plus, ia makin pintar karena otaknya lebih sering diasah.

Kalau dipikir-pikir lagi dari sisi ‘penjawab dapet duit’-nya, ini satu cara (meski belum tentu etis) untuk mendorong anak-anak kita supaya belajar lebih rajin. Lebih baik mendapatkan uang dari mengerjakan PR daripada mengeluarkan uang agar PR dikerjakan, bukan? :P

yang kaya makin kaya karena sekolah dapet nilai bagus terus,…

Tetep aja kalau lagi ujian nggak bisa pakai fasilitas ini kan… justru karena gak terlatih mengerjakan soal-soal di PRnya, nilai ujiannya bisa jadi malah makin ancur-ancuran. :lol:

15. Johan - September 17, 2008

Saya fikir semua pihak sama2 dapat untung koq. Jawaban yg didapat mudah2an bisa membuat si penanya jadi lebih ngerti. Cz, jawaban itu cuma bisa dilihat saat diluar kelas. Masa’ pas lagi ulangan / ujian di kelas boleh akses internet juga?

16. alid abdul - September 17, 2008

Wah bisnis kayak gene uda lama ada… Hm jadi inget jaman sma. Lumayanlah… Toh mereka jg mrasa tolol

17. Hedi - September 17, 2008

pakah rendra punya banyak duit buat nyuap si penjawab? :P

18. m.winardi - September 17, 2008

yang harus dikatakan dengan penekanan kepada si pemalas adalah :
HAL ATAU CARA TERSEBUT TIDAK AKAN BERGUNA jika pada saatnya nanti si pemalas MENGHADAPAI WAWANCARA KERJA……

19. a3u5z1i - September 18, 2008

rendra buka blog ini gak?

20. kamiituaku - September 18, 2008

idenya keren….

ehm… apa ini bisa dikategorikan ‘komersialisasi contekan PR’ ga yaaa?

21. chic - September 18, 2008

dijauh-jauhkan dari Anya juga Mas… hihihihi
*semoga pas vio udah mulai mengerjakan peer, itu situs udah ga ada*

22. mnrp - September 18, 2008

hmmm ide bagus nih untuk mendulang dollar..
nyoba dulu ahh

trims

23. afwan auliyar - September 18, 2008

wah bakalan tambah malas neh orang indo klo diaksih beginian …. :)

24. edratna - September 18, 2008

Fasilitas tsb hanya untuk menjawab PR…karena guru yang pintar akan bisa memberikan PR bermacam-macam, dikombinasikan…..saya jadi ingat, berlangganan internet sejak si bungsu SMA dan sering mendapat PR macam2 yang harus dicari melalui internet.

25. ario saja - September 18, 2008

wah bisa buat proyek nih

26. James - September 18, 2008

Hi, I found your blog on this new directory of WordPress Blogs at blackhatbootcamp.com/listofwordpressblogs. I dont know how your blog came up, must have been a typo, i duno. Anyways, I just clicked it and here I am. Your blog looks good. Have a nice day. James.

27. det - September 19, 2008

jadi kesimpulannya: rendra ini malas tapi kaya? :mrgreen:

[salam kenal]

28. nikkiputrayana - September 19, 2008

tugas kuliah juga dilayani ndak ya ???

29. ika - September 20, 2008

waaah hal-hal beginian bisa dikomersilin di inet juga ya,,heheheh

30. pimbem - September 21, 2008

bukankah metode bayar berbayar gini mesti melalui atm ato cc?
wah ya susah, anak2 ga usah dikasi kartu2an dulu deh :lol:

31. cemol - September 28, 2008

tuh ketauan ma mas rendra ihik ihik.. kalao gua mah, pengen banget cuman dhuwit gambar opo

32. kita - September 28, 2008

wawa..bagus ini..hehehe..saiah mau jawab2 dulu deh,,hehe

33. dedy - October 2, 2008

TAQOBALLAHU MINNA WAMINKUM. DI HARI YANG FITRI INI MARI KITA JAGA KESUCIAN HATI MENUJU KEMENANGAN SEJATI. http://fikri-akbar.co.cc

34. naruto - October 13, 2008

kakaka … aku juga punya ponakan kayak rendra, males banget :p

35. nuril - November 9, 2008

hargai masa mudamu sebelum masa tuamu belajarlah untuk berkala mengajar anakmu

36. aditya - January 8, 2009

huehuehuehueheuhe . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

cerita”nya gak enak….. . . .

mendingan video sex, , , , , , , , ,

37. Software UM - October 6, 2009

waduh, bisa ngorderkan skripsi juga gak?
wkwkkk

38. Rendy - November 28, 2009

ada-ada aja, tapi dulu kalau ngga salah Google punya layanan yg mirip.

39. Rama Sejati - December 15, 2009

Artikel yang bagus !

Barangkali artikel berikut juga berguna bagi rekan rekan lainnya > Rasa Malas ?

40. al nawir - April 4, 2010

sungguh bernas!