jump to navigation

StickyPost di WordPress.com September 10, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
27 comments

Nempel terus kek prangko

Saya sering heran dengan blog milik Om Benny Chandra. Blog arek Suroboyo itu aneh. Postingan yang lama bisa tetap muncul di posisi paling atas. Padahal seharusnya tulisan jadul itu sudah turun terdesak oleh tulisan-tulisan (dan iklan pay-per-post, hihihi…) yang ditulis lebih mutakhir. Hmmm, Benny pasti menggunakan sebuah plugin khusus untuk melakukan itu semua? Bener, khan?

Saya sebenarnya ingin juga melakukan hal yang sama di blog saya. Apa daya, blog saya ngendon di WordPress.com. Saya tidak mempunyai kuasa untuk menambahkan sebiji pun plugins di sana. Saya ingin ada plugin WP-Sticky.

Tapi… untunglah hari ini semua itu terwujud. Saya sekarang bisa menempatkan sebuah postingan tetap berada di posisi teratas dengan cara yang mudah. Bagaimana caranya?

Saat kita menulis postingan baru, di bagian kanan ada sebuah panel bernama Publish Status. Nah, Automattic baru saja menambahkan sebuah fitur baru di bagian itu berdasarkan plugin WP-Sticky. Centrang saja pilihan Stick this post to the front page. Lalu klik Publish jika Anda sudah siap untuk menerbitkannya.

Hasilnya adalah sebuah postingan dengan warna latar yang berbeda dibandingkan dengan yang lainnya. Dan yang penting adalah bahwa postingan itu tetap nempel di posisi paling atas. Keren, khan? Automattic memang mantap!

Lalu, bagaimana jika kita ingin menempatkan entri yang lain di posisi itu? Mudah saja. Edit saja entri yang lama dan lepaskan centrangannya, lalu simpanlah. Semudah itu.

Jadi, sekarang kita nggak perlu iri dengan Om Benny. Kekekekek…

Gila, 23.000 Burger Diembat dalam 36 Tahun September 10, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
26 comments

Jangan ditiru. Nggak baik!

Ini cerita tentang orang gila. Ya, Don Gorske benar-benar orang yang tergila-gila pada Big Macs dari McDonald. Pada Rabu 17 Mei 1972 Groske mempunyai mobil baru. Sejak saat itulah setiap hari dia ingin menyantap Big Macs. Setiap membeli makanan cepat saji itu, pria yang kini berumur 54 tahun itu selalu menyimpan kuitansi bukti pembelian di dalam sebuah kotak. Hitung punya hitung ternyata dia sudah memakan 23.000 buah Big Macs kesukaannya. Gilaaaaaa!

Ada berapa hari antara hari Rabu 17 Mei 1972 sampai dengan Minggu 17 Agustus 2008 saat dia memakan burger yang ke 23.000? Ini adalah periode selama 36 tahun, 3 bulan, 1 hari. Ini sama juga dengan 13,242 hari. Jika dirata-rata berarti Gorske memakan lebih dari satu setengah burger setiap hari! Satu-satunya hari saat dia tidak makan Big Macs adalah saat ibunya meninggal. Gilaaaaa! Apa dia nggak bosan, ya?

Salahnya sih Gorske makan Big Macs. Dia nggak akan bosan. Coba dia makan burger Blenger, pasti dia akan mblenger dan klenger jika selama 36 tahun makan satu setengah burger Blenger setiap hari. Ada yang mau coba? Jangan. Nggak baik! Sama nggak baiknya dengan makan mie instan setiap hari.

Timun Suri, Beginikah Cara Petani Kita Memanennya? September 9, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
31 comments

Segar sekali minum es timun suri. Bagaimana cara memanennya?

Bulan puasa timun suri (Cucumis sativus) muncul. Di luar bulan seperti ini, timun suri lenyap. Petani memang sengaja menanam timun suri sekitar dua sampai tiga bulan sebelum bulan puasa. Beruntunglah akhir-akhir ini kita jarang diguyur hujan. Pada musim seperti sekarang ini, menanam timun suri jauh lebih menguntungkan daripada menanam padi (apalagi padi yang letoy!).

Sebenarnya timun suri bisa ditanam kapan saja asal cuaca mendukung. Tapi, timun jenis ini tidak menarik perhatian orang di luar bulan puasa. Siapa sih yang peduli dengan timun suri saat mereka sedang tidak haus? Inilah sebabnya mengapa para petani menyiapkan lahannya sekitar 90 hari menjelang puasa supaya masa panennya berbarengan dengan bulan puasa. Mereka tidak mau rugi, khan?

Akhir-akhir ini di Jalan Palmerah timun suri melimpah. Sepanjang jalan dipenuhi oleh orang yang berjualan timun suri. Daging buahnya yang lunak, aromanya yang harum sangat cocok jika dicampur dengan manisnya sirup merah dan es batu yang dingin. Wuiihhh, sueger tenan. Eits, membayangkan saja sudah bikin ngiler, ya?

Tahukan Anda bagaimana cara petani kita memanen timun suri? Apakah seperti dalam foto di bawah ini?

Apakah cara memanennya seperti itu? Tentu saja tidak. Cara memanen timun suri di sini ya dengan cara tradisional. Pungut saja satu per satu, masukkan ke dalam kantong dan bawa ke pasar.

Foto di atas adalah cara orang Belarusia memanen timun. Sebuah traktor berjalan di tengah kebun timun. Kendaraan ini membawa sekitar 10 orang di sisi kanan dan kiri. Mereka tengkurap sambil memetik buah timun yang sudah masak kemudian meletakkannya di ban berjalan dan mengirimkannya ke pusat penyimpanan. Silakan kunjungi EnglishRussia.com untuk melihat foto-foto yang lain.

Ah, petani kita memang beda dengan petani di Belarusia, khan? Eh, apakah Anda sudah menyiapkan es timun suri untuk berbuka nanti? Mak nyusssssss, khan?

Bayi Ajaib itu Kini Berumur 10 Tahun September 7, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
53 comments

Coba bandingkan dia dengan Microsoft

Kamis lalu Google berumur 10 tahun. Jika dia diibaratkan seorang anak, Google itu masih bau kencur. Dia bisa dibilang sebagai anak kemarin sore yang belum punya banyak pengalaman. Tapi jangan salah. Google adalah anak ajaib. Meskipun baru berumur satu dekade, sudah banyak catatan kesuksesan yang ditorehkannya.

Google kini adalah mesin pencari paling sukses. Banyak yang bilang dia akan mendominasi dunia komputer masa kini dan masa mendatang meskipun di sini masih ada Microsoft, rajanya piranti lunak.

Nah, koran ternama dari Amerika, New York Times mencoba membuat perbandingan bagaimana kinerja Google pada 10 tahun ini dibandingkan dengan mesin uang milik Bill Gates itu.

Umur Google: 10
Umur Microsoft: 33

Pendapatan Google pada empat kuartal terakhir: $19.6 milyar
Pendapatan Microsoft pada empat kuartal terakhir: $60.4 milyar
Pendapatan Microsoft pada saat berumur 10 tahun: $140 juta ($279 juta jika dikalkulasikan dengan nilai kini)

Pendapatan Google per jam dalam empat kuartal terakhir: $2.2 juta
Pendapatan Microsoft per jam dalam empat kuartal terakhir: $6.9 juta

Pendapatan bersih Google dalam empat kuartal terakhir: $4.85 milyar
Pendapatan bersih Microsoft dalam empat kuartal terakhir: $17.6 milyar

Karyawan Google sampai 30 Juni: 19,604
Karyawan Microsoft sampai 31 May: 89,809

Pendapatan Google per karyawan: $1 juta
Pendapatan Microsoft per karyawan: $672,000

Nilai pasar Google: $142 milyar
Nilai pasar Microsoft: $241 milyar

Perusahaan teknologi yang nilai pasarnya lebih besar dari Google: Microsoft, I.B.M. dan Apple

Jumlah pencarian di Google pada Juli 2008: 48.7 milyar
Jumlah pencarian di Microsoft pada Juli 2008: 2.3 milyar

Pencarian per jam di Google pada Juli 2008: 65 juta
Pencarian per jam di Microsoft pada Juli 2008: 3.1 juta

Dari angka-angka di atas kok keliatannya Google akan bisa menyaingi Microsoft, ya? Anda sepaham dengan saya?

Tunjangan Hari Raya atawa THR September 6, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
28 comments

Sssst… ada rahasia nih

Hari-hari pada pekan mendatang adalah saat yang dinantikan oleh para buruh. Apa pasal? Karena pada pekan mendatang beberapa perusahaan mulai membagikan THR atawa Tunjangan Hari Raya. Bagi yang merayakan lebaran, pasti ada begitu banyak rencana setelah uang THR masuk ke kantong. Ada yang ingin secepatnya mudik lebaran ke kampung halaman untuk bersilaturahmi dengan sanak kerabat. Ada yang ingin membelikan baju baru untuk anak-anak. Ada yang ingin berwisata bersama keluarga. Pokoknya ada 1001 satu keinginan yang ingin dipenuhi setelah THR diterima.

Namun, ada juga perusahaan yang mangkir dari kewajiban membayar THR. Duh, kasihan para buruh. Ada yang harus demo menuntut pembagian THR yang menjadi hak buruh.

Tapi, tahukah Anda bagaimana sebenarnya perhitungan THR itu? Mari, saya beri satu rahasia hanya untuk Anda.

Katakanlah gaji Anda Rp.3.000.000 per bulan. Ini artinya gaji Anda sama dengan Rp.750.000 per minggu. Bukankah dalam satu bulan ada empat minggu dan Anda menerima 4 x Rp. 750.000 = Rp.3.000.000?

Nah, dalam satu tahun itu ada 52 minggu. Maka gaji Anda dalam satu tahun yang terdiri dari 12 bulan adalah 12 x Rp.3.000.000 = Rp.36.000.000.

Tapi, jika kita menghitung pembayaran gaji Anda per minggu maka perhitungannya menjadi 52 x Rp.750.000 = Rp. 39.000.000

Lho, kok ada selisih Rp.3.000.000 antara pembayaran per bulan dibandingkan pembayaran per minggu? Nah, itulah yang kemudian dibayarkan oleh perusahaan sebagai Tunjangan Hari Raya. Anda paham? Hahahahaha…

Dua dari Sepuluh Makanan Termahal di Dunia Berasal dari Indonesia September 4, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
111 comments

Ehem, boleh dong kita bangga! Kekekekekekkkk…

Tahukah Anda bahwa Indonesia menyumbang dua jenis makanan termahal di dunia? Adalah blog KnowYourMoney dari Inggris yang membuat sebuah daftar berisi 10 Makanan Termahal di Dunia. Hebatnya, sup sarang burung dan kopi Luwak berturut-turut berada di urutan ke empat dan ke tujuh.

Memang pada urutan ke empat editor blog itu tidak mencantumkan Indonesia sebagai produsen sarang burung yang harga per kilonya adalah £1,000-£5,000. Indonesia paling tidak mengekspor 80-100 ton sarang burung ke Hongkong tiap tahun, sementara Malaysia cuma menghasilan 10-an ton saja. Cina memang sebagai surganya sup sarang burung karena mereka mempunyai resepnya. Bahkan sarang burung sebagai obat sudah dikenal sejak ratusan tahun yang lalu. Sarang burung terbuat dari air liur burung yang sudah mengeras. Makanan yang dikenal oleh orang barat sebagai “Caviar dari Timur” yang paling mahal adalah yang berwarna merah darah.

Sementara itu kopi Luwak (bukan kopi Cap Tugu Luwak, lhooo) yang nangkring di posisi ke tujuh sebenarnya adalah, maaf, tahi dari Luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Ceritanya, Luwak adalah binatang yang suka memakan buah kopi yang sudah masak. Namun, pencernaan hewan ini tidak mampu memproses biji kopi yang keras. Si Luwak ini hanya makan kulit biji kopi yang manis saja. Di dalam tubuh Luwak kopi ini berproses dengan zat asam yang menyebabkan biji ini menghasilkan rasa dan aroma yang khas. Nah, meskipun sudah dimakan oleh Luwak, biji kopi ini tetap utuh ketika si Luwak ini be’ol. Harga per kilo kopi hasil be’ol Luwak ini adalah £140-£700. Mahal juga untuk feses binatang, ya? Kekekekekk…

Ya, begitulah. Negeri kita yang kadang kekurangan kedelai sebagai bahan baku tempe, yang sering harus mengimpor beras sebagai bahan makanan pokok, ternyata adalah sumber dari dua makanan termahal di dunia. Jadi, tegakkan kepala kita, busungkan dada kita, banggalah kita sebagai orang Indonesia. Kekekekekkkk…

Sumber Gambar: Wikipedia Nederland

RoundMyCorners.com Semakin Membuatku Malas Belajar PhotoShop September 4, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
28 comments

Coba deh aplikasi daring ini!

Sebagai seorang yang malas belajar PhotoShop, dulu saya sering menggunakan RoundPic.com jika ingin memberikan lengkungan di sudut-sudut gambar yang ingin saya pasang di blog ini. Saya puas menggunakan layanan mereka. Namun kini ada RoundMyCorners.com yang mempunyai fitur lebih kaya dibanding RoundPic.com.

RoundMyCorners merupakan sebuah piranti daring pengolah gambar. Dan Martens menciptakannya untuk orang yang ingin menambahkan efek dasar pada gambar dan tidak mau belajar PhotoShop atau GIMP. Ya, ini benar-benar klop dengan kebutuhan saya.

Agar sudut gambar/foto kita tidak kaku caranya mudah. Siapkan sebuah gambar yang akan diolah. Lalu, pilihlah gambar itu dari menu yang telah disediakan. Tentukan berapa pixel lengkungan yang ingin dibuat. Tentukan juga format file dari foto/gambar hasil akhir olahan aplikasi daring ini. Jangan lupa juga untuk memilih warna latar belakang gambar: bisa transparan dan bisa pula warna lain.

Eit, belum selesai. Anda masih bisa menambahkan bayangan di bagian bawah foto. Tentukan berapa persen bayangan yang ingin Anda dapatkan. Lalu, semuanya selesai. File hasil olahan akan langsung didownload ke desktop komputer Anda dengan tambahan kata rounded di belakangnya.

Guampang banged, khan? Dan hasilnya cantik, khan? Coba deh!

Kecanduan Internet itu Namanya Discomgoogolation September 2, 2008

Posted by JalanSutera.com™ in Blog.
41 comments

Teman blogger saya sudah ada yang terjangkit Discomgoogolation

Pernahkah Anda mengalami hal ini: koneksi internet yang Anda andalkan terputus, koneksi cadangan juga tidak bisa terhubung sementara Anda tidak bisa mendapatkan warnet secepatnya? Ketika itu Anda merasa amat sangat tertekan, otak terasa buntu, tekanan darah naik, keringat dingin mengucur dan nafas tersengal-sengal? Apakah Anda pernah mengalaminya?

Jika Anda pernah merasa amat sangat tertekan karena putusnya koneksi internet sama dengan ketika Anda terlambat untuk mengikuti meeting yang sangat penting, itu artinya Anda telah menderita kecanduan internet.

Para psikolog telah menamai tingkat stres yang tinggi disebabkan karena ketergantungan pada internet sebagai ‘discomgoogolation‘.

Syahdan, para peneliti di Inggris melakukan survey terhadap 2,100 kepala. Hasilnya ternyata cukup mencengangkan!

Di negerinya Pangeran Charles, sekitar 76 persen orang mengakui bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa sambungan internet karena dari hari ke hari mereka menghabiskan banyak waktu untuk kirim email, bermain games online dan melihat gambar porno. Sebanyak 87 persen orang Inggris mengatakan bahwa mereka kini menggantungkan diri pada internet sebagai sumber informasi utama. Sementara itu 1 diantara lima orang bahkan menghabiskan lebih banyak waktu di internet daripada bercengkerama bersama keluarga. Oh my God!

Lebih dari setengah orang Inggris (53 persen) nge-net lebih dari empat jam sehari dan nyaris setengahnya (44 persen) mengatakan mereka merasa frustrasi dan bingung jika sambungan terputus.

Angka-angka dari tanah Inggris itu pasti tidak sama dengan angka di Jakarta, apalagi di Indonesia. Tapi, saya yakin ada diantara blogger teman saya yang sudah menderita ‘discomgoogolation’. Apakah itu Anda?

Bonus:
82 tanda-tanda kecanduan internet