Membuat Autotweet dengan Sebuah file PHP dan sebuah file TXT September 1, 2010
Posted by JalanSutera.com™ in Blog.21 comments
Caranya mudah, tapi tanggung jawab ada di tangan Anda!
Saya termasuk orang yang baru kemarin sore nge-tweet. Ternyata nge-tweet beda sekali dengan nge-blog. Nge-tweet membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Irama nge-tweet tentu saja lebih cepat dibandingkan irama nge-blog. Ibarat musik, nge-tweet itu berirama metal, sedangkan nge-blog itu berirama keroncong yang mendayu-dayu. Ah, sebuah analogi yang ngawur, ya? Biarin saja!
Untuk membuat akun Twitter kita selalu hidup, tentu saja dibutuhkan energi yang lebih besar daripada tenaga yang disedot ketika kita ngeblog. Meski cuma 140 karakter per tweet, bukan berarti ini persoalan yang mudah. Belum lagi jika kita #nyamber tweet orang lain dan membalas mentions. Wuih, repot bener.
Nah, karena merasa repot itulah secara iseng-iseng kemarin saya blusak-blusuk (halah, lama nggak ngeblog kok bahasaku jadi aneh begini, ya?) ke banyak blog. Saya pengin tahu kira-kira bagaimana caranya membuat tweet kita berjalan secara otomatis tanpa perlu repot-repot. Ada satu cara, yaitu menggunakan TwitterFeed.com. Layanan online ini memungkinkan kita “menyuapi” akun twitter kita dengan sebuah pengumpan RSS. Tapi, ini nggak asyik. Masing-masing tweet nanti akan dilengkapi dengan sebuah short URL untuk membaca isi blog. Ah, gak unik!
Ternyata, ada sebuah cara lain yang sangat simpel. Hanya dibutuhkan sebuah file PHP dan sebuah file TXT. Begini kisahnya (kok kisah, sih? emang mau ndongeng, ya?)
Buat sebuah file PHP yang isinya seperti ini:

Lihat di baris pertama file itu. Gantilah twitteruser1, twitteruser2 dan seterusnya dengan username Anda di Twitter. Jika punya akun twitter 100 pun, silakan saja dimasukkan nama username itu. Nah, pada baris kedua, masukkan password akun-akun itu. Harap diingat, aturlah agar semua akun(-akun) itu mempunyai kata sandi yang sama. Beri nama file ini, misalnya tweet.php.
Dongeng berlanjut. Mari kita buat sebuah file TXT. Isinya adalah tweet-tweet yang akan kita posting ke tiap akun itu. Per baris maksimal 140 karakter saja, tidak boleh lebih, kurang boleh, kok. Isilah baris-baris itu dengan tulisan yang Anda inginkan, bisa berupa pantun, joke, peribahasa, trivia dan lain-lain. Setelah selesai menulis, berinama file ini tweets.txt.
Lalu, kedua file itu (tweet.php dan tweets.txt) kita upload ke server yang mendukung PHP. Ingat, kedua file itu harus berada di folder yang sama, ya!
Lalu? Sabar, bung! Saya juga sekarang bingung nih…! Cara kerjanya sangat sederhana. Jika file PHP (tweet.php) itu diakses oleh browser, maka secara otomatis akun(-akun) twitter kita akan terupdate menggunakan baris-baris tweet yang ada di file tweets.txt. Duh, repot juga ya kalau kita harus akses file itu utk mengupdate akun twitter. Hohohohoho… mari kita pakai robot yang akan mengakses file itu secara otomatis.

Ya, gunakan saja jasa SetCronJob.com untuk secara otomatis mengakses file itu dalam rentang waktu tertentu. Ya, sederhana sekali, bukan?
Disclaimer: saya tidak bertanggung jawab jika akun Anda di-banned oleh Twitter karena menggunakan metode ini. Xixixixi!


Blog ini milik Pujiono, seorang pekerja media yang tinggal di Tangerang. Dia bukanlah seorang wartawan. Dia juga bukanlah orang yang punya krenteging ati untuk secara teratur menuliskan pikiran dan ide lewat blog.